Jumlah Turis Spanyol ke Indonesia Naik 13%, KBRI Madrid Hadirkan William Wongso

Published by editor_jaeni on

Makanan pembuka berupa sate lilit bali, cumi pekalongan dan selada bangka begitu menggoda lidah para tamu undangan pada acara tahunan KBRI Madrid di Hotel Intercontinental Madrid. Tamu undangan pada acara yg diberi judul Patrimonio Culinario de Nusantara (Warisan Budaya Kuliner Nusantara) ini di antaranya adalah delegasi dari Kementerian Pariwisata Indonesia, pelaku usaha di bidang pariwisata baik dari Indonesia maupun Spanyol, dan tidak ketinggalan delegasi dari Perhimpunan Pelajar Indonesia di Spanyol. Tamu undangan dari pelaku usaha di bidang pariwisata yang berjumlah 19 dari Indonesia dan 22 dari Spanyol ini  juga mengikuti acara pameran wisata terbesar ketiga di dunia (setelah Berlin dan London) yaitu International Tourism Trade Fair atau mereka sebut dengan nama FITUR pada tanggal 17-21 Januari 2018.

Hidangan kedua karya chef William Wongso ini berupa Pindang Serani Salmon dengan rasa yg dominan gurih dan asam berhasil membuat tamu undangan menggoyang lidahnya dengan nikmat. Hal ini diharapkan dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi para tamu undangan untuk lebih giat lagi memasarkan Indonesia kepada warga Spanyol. Adi Priyanto, Kuasa Usaha Ad Interim sementara KBRI Madrid, dalam sambutannya mengatakan bahwa data Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia menunjukan adanya kenaikan 13% pada wisatawan Spanyol yang berkunjung ke Indonesia di angka 75.000 per November 2017 dari sebelumnya di angka 65.250 orang di tahun 2016. Selain itu, data ini juga menunjukan adanya kenaikan dari tahun ke tahun mulai dari 53.891 di tahun 2015.

Saatnya hidangan utama keluar. Nasi tumpeng, rendang daging padang, sayur kapau, ayam rica-rica, ikan cod dabu-dabu, sate udang bumbu jawa, dan kentang keriting begitu sangat menggoda. Acara dengan masakan istimewa Indonesia dengan presentasi kelas dunia ini semakin semarak dan meriah dengan adanya penampilan tari-tarian Indonesia, yaitu tarian daerah Jawa, Sumatra dan Kalimantan.

Acara belum usai, hidangan penutup mulai tersebar ke meja-meja tamu undangan. Kali ini pilihan chef William Wongso adalah es teler, kue lapis legit dan muso jambi. Ah, begitu dimanjakan perut kami semua malam ini. Di penghujung sambutannya, Adi Priyanto mengatakan bahwa tak kenal maka sayang, maka mari berkenalan pada acara ini agar kita saling menyayangi dan saling mengunjungi. Selain itu, dalam wawancara singkat dengan beliau, pesannya terhadap PPI Dunia, beliau menghimbau untuk mengenalkan Indonesia pada setiap kesempatan dari hal yang paling kecil sekalipun.

Acara telah selesai, peserta semua berjalan pulang dengan perut yg kenyang dan kesan yang sangat baik tentang Indonesia.

Profil Penulis:

Idham Badruzaman adalah mahasiswa doktoral bidang Hubungan Internasional di Universitat Autónoma de Madrid, Penerima Beasiswa LPDP dan ketua PPI Spanyol periode 2012-2014.


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.