logo ppid

Liputan Madinah – Pada hari Kamis, 26 Januari 2017, kami berkesempatan silaturrahim dengan 7 mahasiswa Indonesia yang sedang kuliah di Universitas Kuwait, Kuwait, dalam rangkaian ibadah umrah dan ziarah kota suci Madinah yang berlangsung selama 10 hari (18-28 Januari 2017) termasuk perjalanan darat dari Kuwait ke Makkah dan Madinah. Dari ketujuh mahasiswa, 6 diantaranya adalah pelajar pada program Markaz Lughah (Studi Bahasa Arab selama 1 tahun) dan satunya adalah pelajar pada program S1 Kuliyyatul Adab (Fakultas Sastra Arab).

Jumlah mahasiswa Indonesia di Universitas Kuwait saat ini, terdapat 12 mahasiswa dan mahasiswi, 7 mahasiswa di dalam program Markaz Lughah, dan 5 mahasiswa di dalam program S1 dan S2. Setiap tahunnya, melalui Kementerian Agama RI, pendaftaran untuk melanjutkan studi ke Universitas Kuwait dibuka, baik program Markaz Lughah maupun program S1. Fasilitas yang didapatkan antara lain asrama, beasiswa sebesar 100 Dinar Kuwait per bulan, makan gratis di kafetaria kampus, serta uang untuk membeli buku sebesar 100 Dinar Kuwait per semester.

Para pelajar di Markaz Lughah Universitas Kuwait bukan hanya berasal dari Indonesia, tetapi juga ada dari berbagai negara, antara lain Bosnia Herzegovina, Taiwan, Prancis, Korea Selatan, Kazakhstan, Ukraina, Jepang, Georgia, Australia, Hungaria, Turki, Gambia dan Afganistan.

Pengaktifan kembali PPI Kuwait

Menurut data dari BKPPI Timur Tengah dan Sekitarnya, PPI Kuwait sendiri merupakan salah satu anggota BKPPI itu sendiri. Setelah kami tanyakan ke beberapa pelajar Indonesia di Kuwait, salah satu faktor tidak adanya PPI beberapa tahun belakangan ini adalah sedikitnya jumlah pelajar Indonesia di Kuwait (12 orang). Sedikitnya jumlah pelajar sebenarnya tidak menjadi alasan, seperti PPI Estonia hanya ada 3 mahasiswa dan PPI Uni Emirat Arab hanya ada 3 mahasiswa (sisanya pelajar SMP dan SMA).

Pada Hari Batik Nasional tahun 2015, pelajar Indonesia di Kuwait ikut serta dalam video ucapan Selamat Hari Batik Nasional PPI Dunia di salah satu Stasiun TV Swasta Nasional. Kami berharap kedepannya, PPI Kuwait bisa hadir kembali, dengan harapan dapat mempromosikan studi di Kuwait, serta memberikan informasi beasiswa dan kegiatan mahasiswa Indonesia di Kuwait. Kami juga berharap semoga semakin banyak pelajar Indonesia yang berkesempatan melanjutkan studi ke Kuwait.

Kunjungan ke Kuwait

Pelajar juga aktif di acara KBRI

Dalam rangka memperingati HUT RI ke-71, KBRI Kuwait City mengadakan acara resepsi diplomatik pada hari Rabu, 26 Oktober 2016 di Jumeriah Hotel, yang dihadiri oleh Duta Besar RI untuk Kuwait, YM Tatang Budi Utama Razak beserta tamu undangan dari kalangan dosen, pengusaha, tokoh masyarakat Kuwait, diplomat dari sejumlah kedutaan negara-negara sahabat di Kuwait, serta masyarakat Indonesia di Kuwait yang termasuk didalamnya para mahasiswa.

5 mahasiswa Indonesia hadir di acara ini dan berkesempatan menjadi bagian penerimaan tamu. “Acaranya cukup meriah, tamu undangan yang datang juga banyak” ujar Muhammad Abdul Aziz, salah satu mahasiswa Indonesia yang hadir pada acara ini. Kuliner Indonesia juga disajikan kepada para tamu undangan “ada nasi goreng, bakwan, dan lain-lain” tambah Abdul Aziz. (Red:-/Ed: Amir)

CALL FOR PAPER

We are honoured to announce that PPI Taiwan is hosting OISAA Asia-Oceania Symposium 2017!
As this is your golden opportunity to present in OISAA Asia-Oceania Symposium 2017 and International Symposium of ISA in Taiwan 2017, we invite you to submit your paper! THE REGISTRATION IS FREE!!!

  1. REGISTRATION FORM: OISAA ASIA-OCEANIA SYMPOSIUM 2017

Registration at: http://bit.ly/2iNK8Qp

Registration deadline: February 12th, 2017

Submission deadline: February 12th, 2017

Date of Symposium : March 24th, 2017

Term to submit : Email your paper to simposium.ppitaiwan@gmail.com,

Subject: ASIA_OCEANIA_Name_Tittle(first 4 words)

 

  1. REGISTRATION FORM: ISA IN TAIWAN INTERNATIONAL SYMPOSIUM 2017

Registration at: http://bit.ly/2jlbyjn
Registration deadline: February 12th, 2017
Submission deadline: February 12th, 2017
Date of Symposium : March 23rd, 2017
Term to submit : Email your paper to simposium.ppitaiwan@gmail.com,
Subject: TAIWAN_Name_Tittle(first 4 words)

Paper template can be downloaded at http://bit.ly/2jOM5hI

More information can be seen in our website: simposium.ppitaiwan.org and posters that we attached.
Push your limits and DON’T MISS IT!!
Salam Perhimpunan
LIKE FACEBOOK: @pengurusppitaiwan
INSTAGRAM: @ppi_taiwan
TWITTER: @ppitaiwan

Penerima beasiswa perguruan tinggi di luar negeri tidak harus bermodalkan segudang prestasi atau berasal dari sekolah negeri.

Dengan kata lain, tidak ada kata terlambat bagi siapapun di dunia ini untuk bermimpi kuliah di luar negeri sekaligus mewujudkannya.

Kemudian, kenapa harus luar negeri? Tentu salah satunya adalah bisa keliling dunia atau setidaknya ke terbang ke luar negeri itu sebagai hal yang sesuatu banget.

Alasan lainnya, kita bisa berinteraksi dengan orang-orang dari berbagai negara sekaligus menikmati empat musim dengan berbagai keunikan di dalamnya. (more…)

Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia kembali melebarkan kerja sama dengan media. Kali ini adalah MNC Group yang berlangsung pada Kamis, 24 November 2016 lalu. PPI Dunia diwakili oleh Intan Irani Puspita Santi selaku Koordinator PPI Dunia, Estrella Advensia (Wakil Koordinator media komunikasi PPI Australia), Yogawira Prada Pasiaji (Wakil Ketua PPI Spanyol), Teja Sukma Cakraningrat (Koordinator HRD PPI Russia), Andika Setya Nugroho (Koordinator Departemen Ekonomi dan Wirausaha PPI Turki), Ayub Angga Direja (Koordinator Humas dan Media PPI Taiwan), Reja (Ikatan Alumni PPI Filipina dan PPI Dunia), Andre Mokalu (Humas PPI-MIB Birmingham), Ardhi Rahmani (Wakil Ketua PPI Ceko Demissioner), dan Rizki Putri Rezna Hassan (Koordinator Divisi Pendanaan PPI Dunia).

Rombongan PPI Dunia yang mengunjungi Gedung I News Centre lantai 10, Jakarta tersebut diterima oleh para perwakilan dari MNC Group, yaitu Direktur News MNC Group Arya Sinulingga, Pemred iNews TV Rizal Yusaac, Wapemred iNews TV Ariyo Ardi, Pemred Global TV Apreyvita Dyah Wulansari, Pemred MNC TV Yadi Hendriana, Pemred News Channel Herik Kurniawan, Pemred World News Tommy Tjokro, dan Manager News Gathering Reguler Feby Budi Prasetyo, dan Kadiv News Gathering Geong Rusdianto.

Foto bersama perwakilan PPI Dunia dengan MNC Group.

Foto bersama perwakilan PPI Dunia dengan MNC Group.

Intan Irani, Koordinator PPI Dunia sedang menyampaikan gagasannya.

Intan Irani, Koordinator PPI Dunia sedang menyampaikan gagasannya.

Audiensi pertama kali dibuka oleh Intan Irani dengan pengenalan mengenai PPI Dunia. Intan menjelaskan secara detail mengenai rencana aksi PPI Dunia yang merupakan hasil rekomendasi serta Sidang Komisi pada Simposium Internasional ke-8 PPI Dunia di Kairo pada 24 – 28 Juli 2016, ’’rencana aksi kami dibagi ke dalam empat komisi, yaitu Komisi Pendidikan, Komisi Ekonomi, Komisi Politik, dan Komisi Agama,’’ ucap Intan yang juga mantan Ketua PPI Italia tersebut.

Suasana rapat antara perwakilan PPI Dunia dengan MNC Group.

Suasana rapat antara perwakilan PPI Dunia dengan MNC Group.

Beberapa perwakilan MNC Group.

Tampak beberapa perwakilan MNC Group.

Selanjutnya, MNC Group memaparkan profil perusahaan mereka. Secara garis besar, pihak MNC Group menyambut secara positif kerja sama yang ditawarkan oleh PPI Dunia. MNC Group melihat potensi mahasiswa yang tersebar di seluruh dunia sebagai "perpanjangan" media pelajar Indonesia.

Intan Irani dan Arya Sinulingga, Direktur Pemberitaan MNC Group.

Intan Irani dan Arya Sinulingga, Direktur Pemberitaan MNC Group.

Dari hasil diskusi, PPI Dunia dan MNC Group menemukan beberapa bentuk gambaran kerja sama. Pertama, PPI Kontributor, jadi pelajar tidak hanya menjadi citizen journalist yang hanya melaporkan berita yang situasional saja. Namun, pelajar menjadi kontributor tetap dengan konten yang bisa disiapkan dari MNC Group. Materi yang disampaikan bisa berupa kehidupan personal mahasiswa yang menarik, negara di mana terdapat PPI Negara yang masih sedikit jumlah mahasiswanya, serta mengangkat tema pelajar dan diaspora masyarakat Indonesia. Apabila materi yang diberikan oleh PPI mencukupi secara kualitas dan kuantitas, MNC bersedia menyediakan satu segmen atau bahkan acara khusus mengenai PPI. ’’Selanjutnya antara PPI Dunia dan MNC Group akan terus mengkomunikasikan rencana kerja sama tersebut,’’ ucap Arya Sinulingga. Tak ketinggalan, Intan juga berharap kerja sama kali ini bisa memperluas kesempatan pelajar Indonesia memberikan inspirasi melalui pemberitaan media di Indonesia.

 

(Dinda Lisna Amilia/Farhanah)

Liputan Taipei, Taiwan. Rabu, 23/11/2016 International Food Festival di Taipei Medical University (TMU) kembali dilaksanakan. Sekitar 23 perwakilan negara mengikuti kegiatan ini dan bersaing menyajikan masakan khas dari negara masing-masing, termasuk mahasiswa Indonesia. Sebanyak 30 orang mahasiswa yang tergabung dalam Perhimpunan Pelajar Indonesia di TMU menyajikan tiga macam menu masakan andalan, yaitu sate ayam, tempe mendoan, dan teh serai yang diolah menjadi jelly.

Sate ayam tersebut dijual seharga Rp 20.000 (50 NTD) per dua tusuknya, tempe mendoan dijual seharga Rp 6000 (15 NTD) per potongnya dan teh serai yang diolah menjadi jelly (15 NTD) habis terjual dalam waktu satu jam saja. Antrian di depan stand Indonesia bahkan sudah mengular sebelum jam makan siang dan waktu berjualan dimulai. 1.300 tusuk sate, 250 potong tempe mendoan dan 100 cup jelly berhasil membawa Indonesia kembali menjadi juara dan meraih gelar masakan terfavorit dalam acara ini. Keuntungan bersih yang didapatkan dalam satu jam berjualan bahkan mencapai lebih dari 10 juta rupiah (setara 25.656 NTD).

Perolehan voting makanan Indonesia dalam food festival di TMU.

Perolehan voting makanan Indonesia dalam food festival di TMU.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh International Office Taipei Medical University tersebut merupakan kegiatan tahunan yang amat ditunggu, karena mahasiswa Indonesia dapat memperkenalkan masakan khas Indonesia dan budaya serta tradisi lokal melalui pakaian tradisional Indonesia ke tingkat internasional. Kegiatan ini juga merupakan ajang latihan bisnis dan entrepreneurship bagi mahasiswa Indonesia di tengah kesibukan kuliah dan aktivitas laboratorium.

Mahasiswa sedang memasak sate ayam.

Mahasiswa sedang memasak sate ayam.

Menggoreng tempe mendoan.

Menggoreng tempe mendoan.

“Kegiatan food festival ini secara umum berjalan baik dan lancar, selain sate yang sudah cukup dikenal baik, PPI-TMU juga cukup sukses memperkenalkan tempe dan teh serai sebagai makanan tradisional dan ternyata sangat di gemari. Tempe mendoan yang baru diangkat dari wajan juga langsung ludes, padahal orang lokal tidak banyak mengetahui tempe mendoan sehingga kami harus sampai menyediakan tester mendoan untuk menarik banyak pembeli. Kegiatan ini juga melatih kerja sama dan manajemen waktu kami, karena harus benar-benar meluangkan waktu di sela kesibukan kampus. Alhamdulillah, hasil yang kami capai ternyata sangat memuaskan,” kata Kristia Hermawan, koordinator mahasiswa Indonesia dalam kegiatan ini.

Suasana food festival di TMU Taiwan.

Suasana food festival di TMU Taiwan.

Harapan PPI-TMU untuk food festival tahun selanjutnya adalah kembali dapat menyajikan sate dan tempe mendoan sebagai masakan tradisional Indonesia yang memiliki cita rasa dan diminati masyarakat internasional. Selamat untuk PPI-TMU!

(Hilda Mazarina/F)

Jakarta - Kamis, 10 November 2016. Festival Luar Negeri - PPI Dunia bekerja sama dengan Departemen Advokasi dan Kesejahteraan Mahasiswa (Dept. Adkesma) BEM UNJ mengadakan Scholarship and Job Festival (SJF) - UNJ 2016. Dimulai dari tanggal 10-11 November 2016 untuk Edu Fair dan 14-15 November 2016 untuk Jobfair dengan durasi waktu 4 hari.

Acara talkshow dan seminar yang membahas seputar beasiswa pendidikan baik di dalam maupun di luar negeri ini bertempat di Gedung Dewi Sartika, Kampus A Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Kegiatan ini merupakan acara yang ke-8 dalam Program Kerja Festival Luar Negeri - PPI Dunia.

Dengan mengangkat tema "Create Your Future, Build the World", acara ini menghadirkan narasumber dari beberapa delegasi negara, diantaranya adalah Intan Irani (PPI Italia) sekaligus Koodinator PPI Dunia periode 2016-2017 dan Warsono El Kiyat, selaku Departement Pendidikan PPI Polandia 2016 yang membahas mengenai pengalaman serta trik untuk menempuh pendidikan di Eropa. Selain itu, diadakan juga talkshow mengenai beasiswa LPDP oleh Tutike (Awardee LPDP Pk 27) dan Seminar SM3T (Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) oleh Jeniza (Alumni SM3T).

1

Pada acara kali ini, Tim SJF- UNJ 2016 menyediakan beberapa stand yang diisi oleh 12 perwakilan PPI Dunia dan 9 stand PPI Negara dari PPI Sudan, Polandia, Mesir, Tiongkok, Spanyol, Estonia, Yordania, Portugal, dan Taiwan serta lembaga-lembaga pendidikan lainnya. Stand ini dibuka untuk memberikan pelayanan terhadap peserta yang ingin bertanya atau sharing langsung bersama para delegasi PPI Dunia ataupun lembaga pendidikan lainnya.

Acara yang diselenggarakan di Universitas Negeri Jakarta ini tidak hanya dihadiri oleh para mahasiswa/mahasiswinya saja, melainkan terbuka untuk umum. Semangat serta kesadaran akan pentingnya pendidikan di luar negeri juga dibuktikan oleh beberapa peserta yang antusias mengunjungi setiap stand negara untuk menggali informasi sebanyak mungkin dan berbagi pengalaman bersama para delegasi PPI Dunia mengenai study abroad.

2

 

"SJF di UNJ ini telah banyak memfasilitasi pesertanya untuk menggali informasi tentang studi lanjut keluar negeri dan/atau dengan beasiswa secara lebih mendalam. Adanya perwakilan dari tiap-tiap PPI negara memberikan kesempatan pengunjung/peserta untuk memahami lebih detail tentang sistem pendidikan di negara tersebut dan peluang beasiswa yang tersedia". Jelas Warsono El Kiyat sebagai salah satu narasumber di acara SJF sekaligus perwakilan PPI Dunia yang mengisi stand PPI Polandia.

3

Festival Luar Negeri PPI Dunia menjadi wadah informasi tentang pentingnya pendidikan di luar negeri yang harus disadari demi mewujudkannya generasi bangsa yang berwawasan mendunia untuk menduniakan Tanah Air.

 

Tunggu dan hadiri acara kami berikutnya...

 

"Walaupun banyak negri ku jalani

Yang masyhur permai dikata orang

Tetapi kampung dan rumahku

Di sanalah kurasa senang

Tanahku tak kulupakan

Engkau kubanggakan"
Judul Lagu : Tanah Airku.

Lagu Ciptaan : Ibu Soed.

 

 

Oleh:
Tim FLN - PPI Dunia 2016

November 22, 2016

Pada Senin (21/10/16), PPI Dunia menghadirkan dua mahasiswa Indonesia masing-masing dalam diskusi dua siaran RRI Voice of Indonesia mengenai World TV Day: Peran dan Konten TV. Dua mahasiswa tersebut adalah Rikza Azriyan (Master of Computer Engineering, Interactive System, and Visualization di Universitat Duisburg-Essen) dalam program Youth Forum dan Muhammad Ainul Yaqin (S1 Computer Science and Multimedia Design di Taiwan Shofu University) dalam program KAMU (KAmi yang Muda).

“Televisi adalah suatu media yang memiliki peran yang sangat vital dalam mempengaruhi pemikiran masyarakat. Konten dalam televisi membentuk opini masyarakat, baik itu dalam sisi positif maupun negatif,” ujar Rikza yang sedang menempuh pendidikan di Jerman tersebut.

Menurut Rikza, ada beberapa perbedaan antara konten yang disajikan televisi di Jerman dan Indonesia. “Program televisi di Indonesia menurut saya lebih menarik dengan variasi acara yang disajikan. Hanya saja, proporsi untuk sinetron atau drama terlalu mendominasi. Di Jerman, program televisi meyajikan fakta-fakta yang cenderung monoton, walaupun dalam sisi positif lebih reliabel,” terang mahasiswa yang juga penggagas terbentuknya PPI TV tersebut.

“Televisi adalah media nomor satu dalam menyampaikan berita. Di Indonesia, tayangan televisi sudah lebih baik saat ini karena semua siaran harus melewati saringan dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) terlebih dahulu. Dalam sisi yang lebih positif, televisi Indonesia sudah cukup berkembang untuk segi edukasi. Hanya saja belakangan, televisi terlalu berlebihan diaplikasikan sebagai media promosi frekuensi milik bersama tetapi kepentingan pribadi,” jelas Ainul yang juga mahasiswa tingkat 4 di Taiwan tersebut.

“Di Taiwan, tersedia siaran televisi yang dapat digunakan sebagai wadah untuk pengembangan kreativitas pemuda. Bahkan terdapat beberapa siaran yang dikhususkan untuk meliput kegiatan siswa atau mahasiswa untuk menginspirasi yang lain,” ungkap Ainul dalam program KAmi Yang Muda.

“Perlu ditinjau kembali ketepatan konten siaran segmentasi pasar televisi berdasarkan usia atau kategori siaran. Sistem pertelevisian Indonesia harus lebih tanggap agar tidak terlalu bergantung pada rating,” jelas kedua mahasiwa tersebut.

Baik Rikza dan Ainul menyatakan bahwa program televisi yang paling baik adalah televisi yang menyajikan kombinasi yang seimbang antara fakta dan hiburan. Hendaknya, program menyajikan berita atau acara secara netral, tanpa ada intervensi dari pihak manapun ataupun tujuan terselubung membentuk opini masyarakat mengenai sesuatu hal.

(CA/F )

Halo sobat PPI Dunia dimanapun berada!

Dalam rangka perayaan WORLD TV DAY, PPI Dunia bekerjasama dengan RRI Voice of Indonesia akan melangsungkan siaran lagi nih besok Senin, 21 November 2016.

Dalam segmen youth forum, akan hadir bersama kita Rikza Azriyan, mahasiswa Master of Computer Engineering di Jerman, yang merupakan Founder dan CEO dari PPI TV.

Dan dalam segment KAMU, akan ditemani oleh narasumber kita, Muhammad Ainul Yaqin, mahasiswa S1 Computer Science of Multimedia Design di Taiwan.
Jangan sampai kelewatan ya teman-teman, catat waktunya! 🙂

Info selengakpnya dibawah ini.

 

s__93683759

Kaohsiung, 5 November 2016. Delegasi anggota DPR dan DPD RI yang tergabung dalam kaukus parlemen Indonesia dan Taiwan mengadakan silaturahmi dengan masyarakat Indonesia di Kota Kaohsiung.

Delegasi yang hadir dalam acara tersebut diantaranya Mayjen (Purn) Asril Hamzah Tanjung, Parlindungan Purba selaku DPD RI Sumatera Utara, Bahar Ngitung selaku DPRD RI Sulawesi Selatan, Miryam S. Haryani selaku DPR RI Fraksi Hanura, Amirul Tamim selaku DPR RI Fraksi PPP, dan Daniel Johan selaku DPR RI Fraksi PKB. Selain itu, turut serta rombongan dari pihak Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) yakni Siswadi (Wakil Kepala) dan beberapa staf yang hadir mulai Muhammad Faisal (inventasi), Paul Peng (Ketenagakerjaan), hingga Tania Ross. Hadir pula Kendra, Yung-Shoa Chen selaku Deputy Director Taipei Economic and Trade Office (TETO).

Peserta yang hadir dalam kegiatan ini diantaranya berasal dari beberapa perwakilan mulai dari perwakilan mahasiswa yang dihadiri oleh Pengurus (PPI) Taiwan, PPI Kaohsiung, dan empat utusan kampus di Kota Kaohsiung yakni National Kaohsiung University Of Applied Sciences (NKUAS), National Sun Yat Sen University (NSYSU) , Kaohsiung Medical University (KMU) dan National Kaohsiung First University of Science and Technology (NKFUS). Selain perwakilan mahasiswa, juga hadir perwakilan dari Tenaga Kerja Indonesia (TKI), Ikatan Warga Muslim Indonesia Taiwan (IWAMIT) dan Diaspora

Mayjen (Purn) Asril menjelaskan bahwa maksud kunjungan ke Taiwan kali ini adalah untuk mempererat hubungan antar kedua pemerintah. Selain bertemu dengan pejabat pemerintah dan parlemen Taiwan, delegasi juga berkunjung ke beberapa kota untuk mengetahui perkembangan terakhir kondisi WNI di Taiwan. Selanjutnya sesi diskusi dipimpin oleh Parlindungan Purba. Anggota DPD RI dari Sumatera Utara ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk menyampaikan beberapa pertanyaannya.

Muhammad Farid (Wakil Ketua PPI Taiwan) menyampaikan aspirasi

Foto Pengurus PPI Taiwan yang hadir pada kegiatan tersebut (dari kiri Nelly Pasaribu, Muhammad farid, dan Yusril Mukav)

PPI Taiwan Mendesak Hadirnya Perwakilan Bidang Pendidikan KDEI di Taiwan

Muhammad Farid selaku Wakil Ketua PPI Taiwan menyampaikan bahwa jumlah pelajar/mahasiswa yang berkisar 4.394 orang ini memerlukan perhatian khusus dalam komunikasi dan koordinasi dengan perwakilan Indonesia (KDEI) di Taiwan. Namun hingga saat ini belum ada secara khusus penanggung jawab di bidang pendidikan. Oleh karena itu, sesuai dengan rekomendasi, prioritas pengurus PPI Taiwan saat ini adalah untuk menghadirkan penanggungjawab bidang pendidikan dalam struktur KDEI Taipei.

Selanjutnya PPI Taiwan juga meminta pemerintah melalui DPR/DPD RI untuk memberi dukungan kegiatan simposium PPI Asia-Oseania yang dilaksanakan di Taipei pada bulan Maret 2017. Selain itu diharapkan juga pemerintah mempertahankan dan meningkatkan kuota program beasiswa ke Taiwan. Terakhir, Farid mengharapkan agar pemerintah membekali kompetensi TKI sebelum kontrak berakhir khususnya dalam bidang entrepreneurship, agar setelah kembali ke Indonesia mereka dapat mandiri, berwirausaha dan membuka lapangan pekerjaan.

PPI Kaohsiung yang diwakili oleh Sujito (Ketua) menyampaikan aspirasi antara lain agar jumlah nominal beasiswa mahasiswa di Taiwan perlu ditingkatkan, selanjutnya beberapa hal yang berhubungan dengan masalah TKI yaitu pengadaan Shelter yang representatif bagi TKI di Kota Kaohsiung dan perhatian bagi pelaut yang hanya mengandalkan LG (letter of guarantee) yang terkadang menghadapi kendala saat bekerja di luar negeri.

Wardoyo, perwakilan TKI yang juga sebagai wakil Ketua IWAMIT menyampaikan agar pihak pemerintah memperhatikan kondisi TKI yang terkadang mengalami kendala tidak mendapatkan libur dalam sebulan. Selanjutnya, besarnya biaya yang harus dikeluarkan TKI sebelum pemberangkatan dari Indonesia ke Taiwan perlu direvisi ulang. Untuk memenuhi kebutuhan spritual TKI, diharapkan secara berkala pemerintah memfasiltasi diadakannya pengajian dengan menghadirkan penceramah dari Indonesia.

Pimpinan diskusi ini juga memberikan kesempatan kepada Siswadi selaku wakil kepala KDEI untuk memberikan tanggapan terhadap aspirasi atau pertanyaan yang diajukan dengan menjelaskan kondisi kekinian di Taiwan sesuai pertanyaan yang disampaikan peserta. Khusus permintaan adanya bidang Pendidikan di KDEI Taipei, pihak KDEI telah bersurat ke pemerintah pusat namun hingga kini belum ada realisasi.

Muhammad Farid (Wakil Ketua PPI Taiwan) menyampaikan aspirasi

Muhammad Farid (Wakil Ketua PPI Taiwan) menyampaikan aspirasi

Peningkatan Kualitas dan Kompetensi TKI

Selanjutnya setiap anggota delegasi memberi komentar terkait aspirasi setiap perwakilan akan dibicarakan di komisi terkait dan ditindak lanjuti pada kementerian terkait.

Amirul Tamim selaku DPR RI Fraksi PPP mengatakan bahwa agar mahasiswa, TKI, dan Diaspora dapat menjadi agen untuk mengkomunikasikan peluang-peluang investasi yang menguntungkan bagi kedua belah pihak. Bahar Ngitung, DPD RI asal Sulawesi Selatan menyampaikan bahwa peserta dapat menginventarisir masalah-masalah yang dihadapi dan usulan solusi, peningkatan kompetensi dan kualifikasi TKI, dan jadilah duta bangsa di Taiwan.

Miryam S. Haryani selaku anggota DPR RI Fraksi Hanura menginformasikan agar para TKI bisa menyampaikan ke teman-teman mereka yang akan berangkat untuk tidak memalsukan dokumen bila ingin menjadi TKI. Peningkatan keterampilan TKI yang akan diberangkatkan akan juga perlu untuk mendorong daya saing dalam berkompetisi dengan TKA lainnya.

Anggota DPR RI dari Fraksi PKB, Daniel Johan mengatakan bahwa kami akan menindaklanjuti hadirnya bidang pendidikan di KDEI. Selanjutnya Parlindungan Purba juga memberi dukungan dengan adanya kegiatan simposium yang akan diadakan oleh PPI Taiwan. Anggota delegasi akan bersedia hadir sebagai narasumber dan berharap pengurus dapat segera mengirim proposal.

Diakhir diskusi, Asril Tanjung selaku DPR RI dari Fraksi Gerindra sekaligus selaku ketua delegasi menyampaikan harapan kepada peserta untuk tetap menjaga nama baik bangsa. Sebelum kembali ke tanah air, peserta silaturahmi dan diskusi menyempatkan foto bersama dan menyantap hidangan khas Indonesia yang disediakan oleh panitia. (Red: PPI Taiwan/ Ed: Amir)

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Perhimpunan Pelajar Indonesia di Taiwan (PPI Taiwan) menggelar kompetisi olahraga PPI CUP yang diikuti oleh pelajar-pelajar Indonesia di seluruh Taiwan. Kompetisi olahraga ini diadakan sejak tahun 2014. Tahun ini, PPI Cup dilaksanakan di kampus National Taiwan Ocean University (國立臺灣海洋大學), Keelung, Taiwan Utara pada hari Minggu, 30 Oktober 2016.

PPI Cup merupakan program kerja divisi Sosial, Budaya, dan Kreativitas PPI Taiwan. Ada beberapa kompetisi pada kegiatan ini, yaitu kompetisi pada cabang olahraga futsal, basket (putra dan putri), badminton (tunggal putra dan putri, ganda putra dan putri, serta ganda campuran), mini marathon, dan voli campuran.

Lapangan rumput sintesis yang luas dan hijau, ditambah panorama yang menghadap langsung ke samudera, menjadi daya tarik tersendiri pada PPI Cup III ini. Karena banyaknya cabang olahraga yang dilombakan, kompetisi ini dikemas dalam jadwal yang cukup padat.

PPI Cup III dibuka pada pukul 08.00 waktu Taiwan oleh Zaenal Arifin (Wakil Ketua I PPI Taiwan). Setelah itu, seluruh peserta diarahkan menuju tempat pertandingan masing-masing. Cuaca yang berangin dan sedikit gerimis rupanya tidak mengurangi antusiasme peserta kegiatan ini.

Pembukaan PPI CUP 2016 oleh Wakil Ketua PPI Taiwan, Zaenal Arifin (Foto: Dok. PPI Taiwan)

Pembukaan PPI CUP 2016 oleh Wakil Ketua PPI Taiwan, Zaenal Arifin (Foto: Dok. PPI Taiwan)

“Ada sebanyak 63 peserta yang mengikuti PPI Cup kali ini dengan semangat. Sampai ada yang menginap di sini, seperti peserta dari Tainan, yaitu dari Taiwan Shoufu University dan dari Hualien, National Dong Hwa University (yang lokasinya jauh dari Keelung-red),” ujar Rifar Erif Lukman, Ketua Pelaksana PPI CUP 2016.

Pertandingan yang berlangsung meriah ini sempat pula menghadapi kendala karena adanya peserta yang ikut beberapa cabang olahraga. Ada pula peserta yang sempat cedera di beberapa pertandingan seperti voli dan futsal. Namun, panitia PPI Cup bisa mengendalikan kendala-kendala tersebut dengan baik sehingga PPI Cup tetap berjalan lancar.

Pengumuman pemenang masing-masing cabang olahraga serta Juara Umum ditentukan hari itu juga. Setelah kompetisi-kompetisi PPI Cup III selesai, diadakan upacara penutupan yang diikuti penyerahan piala dan ucapan tertulis oleh Ketua PPI NTOU (tuan rumah), dan segenap pengurus PPI Taiwan kepada para pemenang.

Kompetisi olahraga PPI Taiwan tahun ini mengambil Juara I, II dan III untuk masing-masing cabang olahraga kecuali Badminton Tunggal Putri hanya Juara I dan II. Universitas yang mendapatkan juara terbanyak akan menjadi Juara Umum dan menerima piala bergilir PPI Cup. Pada PPI Cup tahun ini, National Taiwan University of Science and Technology (NTUST) berhasil mengumpulkan juara terbanyak, yakni 3 juara I, 1 juara II, dan 3 juara III pada kompetisi ini, sehingga menjadi Juara Umum PPI Cup 2016.

Penyerahan gelar juara setiap cabang olahraga di PPI CUP 2016. Cabang olahraga basket putri oleh Wahyuni Puji Astiyani - perwakilan PPI Taiwan divisi Sosial, Budaya, dan Kreativitas (kiri atas), cabang olahraga Rifar Erif Lukman - ketua pelaksana PPI Cup 2016 (tengah atas), Ardilla Putri - Sekretaris PPI Taiwan (kanan atas), cabang badminton putra oleh Yusril Mukav - Sekretaris III PPI Taiwan (kiri tengah), cabang olahraga voli oleh Daniel Pasaribu (tengah), cabang olahraga mini marathon oleh Julia Veranita Sembiring - ketua PPI NTOU (kanan tengah), cabang olahraga badminton ganda campuran oleh Achmad Maulidin - PPI Taiwan divisi Sosial, Budaya, dan Kreativitas (kiri bawah), dan cabang olahraga futsal oleh Robertmi J Pinem – Sekjen PPI Taiwan (kanan bawah). (Foto: Dok. PPI Taiwan)

Penyerahan gelar juara setiap cabang olahraga di PPI CUP 2016. Cabang olahraga basket putri oleh Wahyuni Puji Astiyani - perwakilan PPI Taiwan divisi Sosial, Budaya, dan Kreativitas (kiri atas), cabang olahraga Rifar Erif Lukman - ketua pelaksana PPI Cup 2016 (tengah atas), Ardilla Putri - Sekretaris PPI Taiwan (kanan atas), cabang badminton putra oleh Yusril Mukav - Sekretaris III PPI Taiwan (kiri tengah), cabang olahraga voli oleh Daniel Pasaribu (tengah), cabang olahraga mini marathon oleh Julia Veranita Sembiring - ketua PPI NTOU (kanan tengah), cabang olahraga badminton ganda campuran oleh Achmad Maulidin - PPI Taiwan divisi Sosial, Budaya, dan Kreativitas (kiri bawah), dan cabang olahraga futsal oleh Robertmi J Pinem – Sekjen PPI Taiwan (kanan bawah). (Foto: Dok. PPI Taiwan)

Tentu saja kegiatan ini tidak mungkin dapat terlaksana dengan baik tanpa dukungan dari rekan-rekan pelajar Indonesia di Taiwan. Terima kasih kepada PPI NTOU 2016, PPI Taiwan, dan semua PPI kampus beserta pelajar Indonesia yang berpartisipasi dalam kegiatan ini, dan selamat kepada para pemenang! Sampai bertemu di PPI CUP 2017! (dwi/NZ)

 

HASIL REKAPITULASI DARI PPI CUP 2016:

Juara Umum        : National Taiwan University of Science and Technology (NTUST)

 

FUTSAL

Juara I               : National Overseas Chinese Experimental Senior High School (NOCSH)

Juara II             : PCCU

Juara III            : National Taiwan University (NTU)

 

BASKET PUTRA

Juara I               : National Taiwan University (NTU)

Juara II             : MTC

Juara III            : National Taiwan University of Science and Technology (NTUST)

 

BASKET PUTRI

Juara I               : National Taiwan University of Science and Technology (NTUST)

Juara II             : WOLVES

Juara III            : Tamkang University (TKU) ISA

 

MINI MARATON

Juara I               : National Dong Hwa University (NDHU)

Juara II             : National Taiwan University of Science and Technology (NTUST)

Juara III            : Taipei Medical University (TMU)

 

VOLI

Juara I               : National Central University (NCU)

Juara II             : National Overseas Chinese Experimental Senior High School (NOCSH)

Juara III            : National Taiwan University of Science and Technology (NTUST)

 

BADMINTON Tunggal Putra

Juara I               : National Taiwan University of Science and Technology (NTUST)

Juara II             : National Taiwan Ocean University (NTOU)

Juara III            : National Dong Hwa University (NDHU)

 

BADMINTON Tunggal Putri

Juara I               : National Dong Hwa University (NDHU)

Juara II             : Taipei Medical University (TMU)

 

BADMINTON Ganda Putra

Juara I               : Tamkang University (TKU)

Juara II             : Chung Yuan Christian University (CYCU)

Juara III            : National Taiwan University of Science and Technology (NTUST)

 

BADMINTON Ganda Putri

Juara I               : National Taiwan University of Science and Technology (NTUST)

Juara II             : Tamkang University (TKU) ISA

Juara II             : National Dong Hwa University (NDHU)

Copyright © 2021 PPI Dunia
All rights reserved
Mayapada Tower 1, Lt.19, Jl. Jend. Sudirman, Kav. 28
Jakarta Selatan 12920