Categories
Berita Eropa dan Amerika PPI Negara

Merhaba Endonezya: Salam Hangat untuk Ibukota Kebudayaan Dunia Turki 2018

Kegiatan WIS di Turki

Kastamonu, sebuah kota kecil di pesisir Laut Hitam di bagian utara Turki pada tahun ini terpilih menjadi The Cultural Capital of Turkic World. Sebagai PPI yang baru berumur 1 tahun, PPI Kastamonu berhasil turut mewujudkan salah satu program kerja PPI Amerika-Eropa (PPI Amerop), yaitu Wonderful Indonesia Serentak (WIS).  Acara ini merupakan ajang pengenalan budaya dan kearifan lokal Indonesia kepada masyarakat luar negeri yang tinggal di Amerika dan Eropa. WIS yang kali ini diselenggarakan di Kastamonu Universitesi, Turki pada Jumat, 27 April 2018 terbilang besar.

Dengan jumlah mahasiswa Indonesia yang hanya sebanyak empat puluh orang, acara Wonderful Indonesia Serentak yang “Merhaba Endonezya” terbilang sukses besar jika dibandingkan dengan acara-acara yang pernah diselenggarakan sebelumnya oleh PPI Kastamonu. Acara yang mengusung tema “Endonezyamiza bakalim” atau “Lets see our Indonesia” mendapatkan sambutan yang antusias dari negeri berdirinya dinasti ottoman ini. Keindahan dan keanekaragaman budaya Indonesia yang unik nan elok mulai menggaung di kota kecil di pesisir Laut Hitam, Kastamonu, Turki.

Wonderful Indonesia Serentak di Turki yang bertempat di Ahmet Yesevi Konfreans Salonu ini dihadiri oleh perwakilan KBRI Ankara yaitu Bapak Sebastianus Sayoga selaku Koordinator Fungsi Ekonomi dan Bapak Fadlullah Ana Bima sebagai Pelaksana Fungsi Pensosbud KBRI Ankara. Turut hadir dalam kegiatan ini, Rektor Universitas Kastamonu Prof. Dr. Seyit Aydin beserta seluruh civitas akademika Kastamonu University.

Acara dimulai dengan pembacaan Alquran dan sari tilawah yang dibacakan oleh saudara Al Hafidz Ammar Arasy dan Al Hafidz Umair Arasy yang membuat kagum para pendengar dengan suara indahnya. Kemudian, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Turki “Istiklal Marsi” dan lagu kebangsaan kita “Indonesia Raya”.

Pertukaran cenderamata dengan Rektor Kastamonu Univ. dan perwakilan KBRI

Setelah menyanyikan lagu dengan khidmat, acara dilanjutkan dengan sambutan – sambutan. Ketua PPI Kastamonu, Fiqhy Rodhiyya, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih sebesar besar nya kepada seluruh pihak yang telah memberikan banyak bantuan demi terlaksananya acara ini. Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Perwakilan KBRI Ankara, Bapak Sebastianus Sayoga. Beliau memberikan apresiasi sebesar besar nya kepada Mahasiswa Indonesia di Kastamonu dan berharap akan terbuatnya acara yang serupa di tahun tahun kedepan bukan hanya lingkup kampus tetapi juga lingkup provinsi Kastamonu. Selanjutnya ditutup oleh sambutan dari Rektor Kastamonu University, Prof. Dr. Seyit Aydin. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa acara ini adalah tanda persaudaraan antara Indonesia dan Turki sebagai negara yang sama – sama berpenduduk mayoritas muslim dan juga apresiasi kepada mahasiswa Indonesia yang dikenal dengan mahasiswa yang rajin dan juga kreatif.

Penampilan pertama dimulai dengan pertunjukan Tari Saman dari Aceh yang ditampilkan oleh mahasiswi Indonesia. Penampilan ini begitu menggugah para penonton bahkan mendapatkan standing aplaus yang sangat meriah. Acara dilanjutkan dengan penampilan Tari Manuk Dadali dan Tari Topeng dari Jawa Barat.

Penampilan Tari Saman
Penampilan Tari manuk Dadali
Penampilan Tari Topeng

Penampilan selanjutnya ialah Fashion Show pakaian adat Indonesia dari sabang sampai merauke yang dikenakan oleh mahasiswa – mahasiswi internasional Kastamonu University. Penampilan yang cukup menghibur dan membuat kagum para penonton karena ragam nya budaya dan adat di Indonesia.

Peragaan busana tradisional Indonesia
Atraksi duel pencak silat

Selain itu, turut ditampilkan atraksi Pencak Silat yang mencengangkan para penonton dan mendapat apresiasi yang tinggi. Penampilan yang cukup berbahaya dan menggagumkan tersebut dibawakan oleh mahasiswa dan juga murid pencak silat tapak suci Indonesia.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan satu penampilan puncak yang ditunggu – tunggu, dimana semua penonton diajak untuk ikut tampil di depan panggung bersama. Penampilan itu ialah Tari Ge Mu Fa Mire yang berasal dari Nusa tenggara timur. Para penonton sangat menikmati dan senang dapat belajar singkat tarian khas Indonesia tersebut.

Kemeriahan Tari Ge Mu Famire
Seluruh hadirin larut dalam keseruan Tari Ge Mu Famire

Kemeriahan pun dapat dirasakan di luar panggung acara. Di stand makanan misalnya, masakan yang disajikan untuk mewakili pengenalan kuliner Indonesia pun ludes dan mendapat banyak tanggapan positif dari pengunjung. Nasi tumpeng, ayam goreng, telur dadar, pempek, rendang, sambal, hingga makanan cemilan seperti kue lapis surabaya, bakwan dan risol menghiasi meja sajian siap untuk menawarkan kekayaan rasa kuliner Indonesia di lidah dunia. Tak lupa, terdapat pula stand informasi tentang Indonesia yang tak pernah sepi dikunjungi oleh pengunjung.

Ide terselenggaranya Merhaba Endonezya di Kastamonu, Turki, selain sebagai ajang pengenalan budaya Indonesia kepada masyarakat luar negeri, juga merupakan perekatan silaturahim kebudayaan antara Indonesia dengan negara Turki dan juga negara internasional lainnya. Selain itu, acara Merhaba Endonezya juga menjadi sebuah ajang melatih kekompakan dan kebersamaan kami para mahasiswa Indonesia di Kastamonu yang masih sangat muda ini.

Kesuksesan acara Merhaba Endonezya di Kastamonu ini diharapkan akan menjadi langkah awal bagi PPI Kastamonu untuk bisa lebih berkesempatan dan turut berpartisipasi mengenalkan khasanah dan budaya Indonesia di Turki. Terlebih dengan melihat antusiasme masyarakat Turki kepada budaya Indonesia yang sangat tinggi.

Seluruh pengunjung yang diperkirakan berjumlah lebih dari 300 orang ini tak henti – hentinya memuji keunikan dan keindahan budaya Indonesia dan berharap akan ada acara serupa di masa yang mendatang.

 

Foto: Dokumentasi PPI Kastamonu

 

Categories
RRI Voice Suara Anak Bangsa

Siaran RRI VOI: Hari Arsitektur Nasional

Poster Hari Arsitektur Nasional untuk RRI Voice of Indonesia

Hai sobat PPI Dunia, kali ini kita punya topik asyik nih. Di awal pekan ini kami ingin membahas tentang Hari Arsitektur Nasional bersama para pelajar Turki.

Kira-kira seperti apa sih ulasannya?

Yuk stay tune bersama RRI Voice of Indonesia!!!

Categories
Eropa dan Amerika PPI Dunia Upcoming Event

Hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia – Siaran RRI dengan PPI Dunia

Tanggal 17 Agustus sebentar lagi akan tiba. Sorak sorai kemeriahan peringatan hari kemerdekaan pun sudah terdengar membahana, mengabarkan kegembiraan jutaan rakyat Indonesia. Menyambut hari yang istimewa ini, jangan lewatkan siaran “Hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia” pada hari Senin, 14 Agustus 2017 pada pukul 10.30 WIB untuk Youth Forum dan pukul 11.30 WIB untuk KAMU. Hanya di RRI Voice of Indonesia!

Categories
Suara Anak Bangsa

Hasil Siaran Hari Lingkungan Hidup bersama RRI Voice of Indonesia

Hari Sejuta Pohon: Teknologi Eco-friendly dan pengelolaan sampah

Pada hari Senin (9/1/17), PPI Dunia menghadirkan dua mahasiswa Indonesia masing-masing dalam diskusi dua siaran RRI Voice of Indonesia mengenai Hari Lingkungan Hidup atau juga dikenal sebagai Hari Sejuta Pohon. Dalam program Youth Forum telah hadir Umar Miftah Fauzi,yang sedang menempuh pendidikan Teknik Industri di Middle East Technical University,Turki. Sedangkan dalam program KAMU (KAmi yang MUda), narasumber kita adalah Yusrifar Tirta, Mahasiswa Biological Science di Osaka University-Jepang.

“Tidak dapat dipungkiri bahwa untuk kebutuhan sehari-hari, terutama bidang industri, lingkungan akan dirusak. Pabrik-pabrik perlu mengelola limbah agar lebih ramah lingkungan. Berbagai teknologi eco-friendly harus dimanfaatkan untuk meminimalisir kerusakan lingkungan dari proses industri,” ujar Umar dalam siaran Youth Forum.

“Edukasi mengenai pentingnya pelestarian lingkungan hidup adalah lini pertama yang membangun kesadaran setiap orang untuk tetap mempertahankan sumber daya yang ada. Mulailah dari diri sendiri, matikan listrik atau air bila tidak diperlukan. Sentuhan politik akan lebih menguatkan aspek ini. Peningkatan sosio-ekonomi juga sangat mempengaruhi kesadaran mengenai pelestarian lingkungan,” terang mahasiswa yang juga tergabung dalam PPI Turki tersebut.

Kemudian di program KAMU,Yusrifar menjelaskan “Penetapan tanggal 10 Januari 2017 sebagai Hari Sejuta Pohon merupakan langkah yang positif dalam hal mengatasi global warming. Hal ini akan lebih lagi menumbuhkan kesadaran masyarakat Indonesia untuk menurunkan ranking Indonesia yang sekarang masuk tiga besar penyumbang emisi karbon terbesar di dunia. Promosi kesadaran lingkungan dapat dilakukan sesederhana melalui media sosial seperti pada kasus Gajah Yongki dan Gorila Harambe.”

“Keberlangsungan pepohonan dapat ditingkatkan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Sampah akan mematikan ekosistem bagi pohon tersebut untuk tumbuh,” ungkap Yusrifar. “Sumber daya di Jepang memang tidak sebanyak yang terdapat di  Indonesia. Walaupun begitu, mereka memiliki program yang sangat mengharhagi lingkungan, seperti adanya hari libur untuk menghormati laut, dan sebagainya,” lanjut mahasiswa yang juga tergabung dalam PPI Jepang tersebut.

Baik Umar dan Yusrifar menyatakan bahwa pemuda Indonesia diharapkan memiliki inisiatif dalam mengubah dunia dengan berinovasi dalam pengembangan teknologi eco-friendly. Harapan kedepannya agar Indonesia lebih memperhatikan mengenai pelestarian lingkungan agar generasi mendatang masih dapat menikmati hijaunya lingkungan dan sumber daya yang tersedia.

 

(CA/AASN)

Categories
Berita Eropa dan Amerika PPI Negara Prestasi Anak Bangsa

Hari Pahlawan: PPI Turki Terbitkan Buku untuk Indonesia!

Dalam rangka memperingati hari Pahlawan 10 November 2016, Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Turki menerbitkan buku untuk Indonesia yang berjudul “Bersatu untuk Menginspirasi.”

“Buku setebal 124 halaman tersebut berisi kumpulan tulisan dari para pelajar Indonesia di berbagai kota di Turki” ujar Naelil Maghfiroh, koordinator penulisan buku.

Gagasan menulis untuk Indonesia merupakan salah satu program PPI Turki dalam semangat berkontribusi untuk bangsa dan negara. Meskipun para pelajar sedang menuntut ilmu di Turki, rasa cinta terhadap tanah air tak boleh lekang dan pudar.

Para pelajar Indonesia di Turki dari berbagai tingkatan serta latar belakang diberi kesempatan untuk menuangkan ide inspiratif bagi Indonesia, baik dalam hal menarik yang didapatkan selama mengenyam pendidikan di Turki maupun dalam basis pengetahuan yang menjadi fokus studi.

“Hari Pahlawan sengaja dipilih sebagai momentum untuk mengingat dan revitalisasi semangat generasi muda untuk bangsa Indonesia yang majemuk dan ber-Bhineka Tunggal Ika.” sebut Azwir Nazar, selaku PPI Turki.

Untuk itu kita berharap buku sederhana tersebut akan menjadi kontribusi nyata Mahasiswa Indonesia di Turki bagi bangsa dan negara Indonesia treinta. Kita terus mendorong karya karya intelektual yang berguna bagi pembangunan bangsa. Sebab setiap Warga Negara Indonesia dimanan besada bisa menjadi pahlawan bagi Indonesia.

Turki, 10 November 2016

Naelil Maghfiroh (Koordinator Penulisan Buku)

Azwir Nazar (Ketua Umum PPI Turki)

(Ed/AASN)

zuf_1syo

Categories
Berita PPI Dunia

PPI Turki Peduli

Banyak generasi bangsa Pelajar Indonesia di Turki kini mengalami musibah dan ujian. Beasiswa mereka terputus, tapi tekad melanjutkan pendidikan mereka begitu besar. Mari ulurkan tangan kita meringankan beban mereka dengan menjadi #DonaturAnakBangsa.

Silahkan kunjungi https://kitabisa.com/suratppiturkipeduli?ref=247d3&utm_source=facebook&utm_medium=sharebutton&utm_campaign=userreff untuk berdonasi dan membantu teman-teman kita yang berjuang demi melanjutkan pendidikan mereka.

Bagi yang berada di Tanah Air, donasi bisa disampaikan Via Rek BCA 0860561191 a.n Meida Adlina (Bendahara Umum PPI Turki).
Silahkan kontak via +905368767394 (WA). Bantuan tersebut akan disalurkan oleh PPI Turki kepada pelajar yang membutuhkan di berbagai kota di Turki.

Mari kita mulai dari kita membantu karena #PelajarIndonesiaBersatu di manapun berada. Kita bangun solidaritas antar sesama untuk membantu.

cp: Azwir +905535533814 (WA/+6282166319820
Meida (+‪90 534 605 0888‬)

Salam Perhimpunan!

 

whatsapp-image-2016-08-27-at-6-31-02-am

Categories
PPI Dunia PPI Negara

JK Cepat Tanggap Hadapi Masalah Pelajar Indonesia di Turki

Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Turki menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, terutama Bapak Wakil Presiden Jusuf Kalla, atas langkah cepatnya membantu menyelesaikan sejumlah persoalan pelajar Indonesia di Turki. Hal ini termasuk penjaminan kelangsungan beasiswa dan pendidikan para pelajar yang terputus beasiswanya melalui kementrian terkait.

Pada hari Jumat (8/9) ini pun kembali tersiar sebuah kabar gembira. Pasalnya, seorang mahasiswa Indonesia di Middle East Technical University asal Kalimantan dengan inisial SI, yang ditangkap pada 26 Agustus lalu, telah dibebaskan oleh otoritas Turki di Ankara.

Sementara pada hari Minggu (4/9) kemarin, Ketua PPI Turki, Azwir Nazar, menghadap Bapak Wakil Presiden dan menyampaikan sejumlah persoalan pelajar di Turki. Azwir juga berharap dapat memperoleh solusi atau langkah cepat dan tepat menyelesaikan sejumlah persoalan Pelajar disana.

Terdapat tiga hal pokok bahasan yang disampaikan Ketua PPI Turki di hadapan Wakil Presiden.

Pertama, untuk kelanjutan beasiswa, diharapkan Pemerintah Republik Indonesia dapat menjamin beasiswa teman teman pelajar yang sedang bermasalah. Bahkan bila memungkinkan agar dapat dibantu dengan skema beasiswa LPDP (Kementerian Keuangan). Hal ini diwhatsapp-image-2016-09-09-at-14-15-33tujukan agar semua anak bangsa yang sedang menempuh studi di Turki dapat belajar dengan tenang. Bagaimanapun juga, mereka adalah tunas bangsa Indonesia.

Kedua, dalam masa transisi ini, atau sekitar tiga hingga enam bulan kedepan, mahasiswa Indonesia di Turki memerlukan bantuan semacam dana emergency untuk keperluan pindah rumah akibat rumah lama ditutup. Sementara semester baru sudah akan dimulai akhir September ini.

Ketiga, mengenai masih adanya dua lagi mahasiswa Indonesia, yaitu pelajar berinisial HL, di kota Gaziantep yang ditangkap 3 Juni lalu, dan mahasiswa berinisial SI, yang ditangkap otoritas Turki pada 26 Agustus 2016 di Ankara.

“Alhamdulillah Pak JK memenuhi janjinya dalam memproses aduan dengan cepat, layaknya anak kepada bapaknya, dengan cara memerintahkan kementerian terkait untuk menindaklanjuti aduan yang kami sampaikan,” ujar alumni Komunikasi Politik UI tersebut.

“Kemarin sudah ada statement dari Pak Menristekdikti di kantor Wapres dan hari ini juga ada satu teman kita yang ditangkap telah dibebaskan”.

Ungkapan syukur dan terima kasih pun layak disematkan kepada semua pihak yang ikut andil, termasuk yang senantiasa mendoakan para pelajar Indonesia di Turki. (Ridwan)

 

Jakarta, 9 September 2016
Pengurus PPI Turki

Azwir Nazar (Ketua Umum)
Ongky Duta Pratama (Sekretaris Umum).

Categories
PPI Negara Suara Anak Bangsa

Puisi: Dunia Membacamu

DUNİA MEMBACAMU
( Catatan: Salam cinta untuk PPI Turki)

Pintu hati tlah terbuka
Silah masuk lewat cela mana saja
Tlah kumasuki inti jiwanya
Tlah kulewati nuraninya
Tlah kulintasi buku-buku filasafat manusia
Tlah kuhabiskan pena untuk sebuah kata-kata
Tlah kutulis berlembar-lembar untuk membicarakanya

Oh. Dia yang tlah kupilih
Pintu hati tlah terbuka
Siapa yang membebaskan siapa
Siapa yang memenjarakan siapa
Wanita tetap wanita, tak ada kuasa untuk bicara
Pria tetap pria, diatas bumi ia mahluk pandai berdialetika

Oh. Dia yang tlah kupilih
Pintu hati tlah terbuka
Dan masa sulit, cemas, takut tlah habis waktunya
Siapakah yang menyambutnya?
Kebenaran…!

Yang lama meninggalkan sebuah pertengkaran
Dan kini muncul untuk menghapus impian cemas
Yang terlepas…!

Oh. Dia yang tlah kupilih
Pintu hati tlah terbuka, Kawan !
Kutundukan dalam-dalam wajahku yang kering
Menatapi sepasang sepatu sekolahku yang kepanasan
Kuajak berkata-kata
Tanpa bicara

Oh. Dia yang tlah kupilih
“Kau ingin memadamkan karunia Allah,berupa cahaya lilin dihatinya
Dengan mulut manusia yang suka mencibir dan sumbang,ingin kau tiup “
Pintu hati tlah terbuka,Kawan !
lintasi saja jalan lurus itu
jika ingin pokus
rahmat Allah akan datang lehih serius
Dengan terang tak bisa padam.

Penyair Kayseri,
Khifdi Ridho

Kayseri 2016

#ppiduniafunworld

Categories
Berita Eropa dan Amerika PPI Dunia PPI Negara

PPI Turki Peduli

Categories
Berita Eropa dan Amerika PPI Negara

Dua Pelajar Indonesia di Turki Telah Dibebaskan

Liputan Turki, kemarin sore (25/8) dua pelajar Indonesia YU dari Aceh dan DP dari Demak yang ditangkap dua pekan lalu (12/8) berhasil dibebaskan dan sampai di Wisma KBRI Ankara pada pukul 23.00 waktu Turki.

“Kita pantas bersyukur dan menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada pemerintah, terutama İbu Menlu yang sangat cepat merespon tiap laporan kita dan mengambil langkah-langkah membebaskan kedua mahasiswi kita. Termasuk menelpon Menlu Turki dan terus meminta akses kekonseleran,” sebut Azwir Nazar, Ketua PPI Turki.

Setiap Ketua PPI Turki tersebut menghubungi Ibu Retno, Menteri Luar Negeri RI, beliau selalu merespon dengan tindakan nyata. Peran Kemenlu di sini tidak hanya sebagai Direktur perlindungan WNI tetapi juga sebagai orang tua di KBRI/KJRI. Teman pelajar, alumni, orang tua dan semua pihak turut membantu proses ini.

Sejak awal mengetahui berita penangkapan YU dan DP, PPI Turki terus mendesak pemerintah untuk cepat menangani kedua pelajar. Selain itu juga membangun komunikasi dengan Pemerintah Pusat dan Daerah serta para pihak terkait, demi bergandengan tangan dalam mengusahakan langkah terbaik.

“Kita belajar dari kasus HL yang kini masih ditahan. Maka untuk YU dan DP kita minta Pemerintah lebih serius. Alhamdulillah hari ini sudah ada hasilnya,” tambah alumni Komunikasi Politik UI tersebut.

PPI Turki juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Turki yang telah membebaskan YU dan DP, dan berharap juga segera ada kabar baik terhadap HL yang ditangkap di kota Gaziantep, 3 Juni lalu .

“Terima kasih juga untuk teman media yang secara konsisten memberitakan dan bersama mengawal proses ini. Juga kepada publik yang bersimpati secara luar biasa. Mari terus kita kawal dan bekerjasama lebih baik. Supaya tantangan kedepan dapat kita hadapi bersama. Kita juga doakan Turki cepat pulih,” pungkas Azwir Nazar.

Sementara untuk membantu meringankan beban para pelajar yang bermasalah beasiswa di Turki, PPI Turki hari ini meluncurkan gerakan #DonaturAnakBangsa sebagai bentuk kepedulian bersama dengan mengajak semua pihak ikut berperan.

“Banyak generasi bangsa Pelajar Indonesia di Turki kini mengalami musibah dan ujian. Beasiswa mereka terputus, tapi tekad melanjutkan pendidikan mereka begitu besar. Mari ulurkan tangan kita meringankan beban mereka dengan menjadi Donatur Anak Bangsa.” tutur Azwir Nazar. (pw)

Sampaikan donasi Anda melalui BCA KCP Riau 0860561191 a.n Meida Adlina (Bendum PPI Turki).

Demikian pernyataan ini untuk menjawab berbagai pertanyaan teman media.
Terima Kasih.

Pengurus PPI Turki

Azwir Nazar (Ketua Umum)
+905535533814 (WA/+6282166319820

Ongky Duta Pratama (Sekretaris Umum)
+90 541 847 6254

#PPITurkiPeduli #DonaturAnakBangsa

Page 1 of 3
1 2 3