logo ppid

TARIM - PPI Yaman telah resmi dilantik pada Kamis 8 Februari 2018. Pelantikan tersebut terletak di Auditorium Universitas Al-Ahgaff, Tarim, Yaman. Tepat pukul 21.00 waktu setempat, acara pelantikan dimulai. Secara bersamaan juga dilantiklah keanggotaan baru PPI Hadhramaut 2018. Ketua terpilih untuk masa bakti 2017-2018 adalah H. Izzudin Mufian. Lc. menggantikan Jihadul Muluk. Sdangkan wakilnya adalah Taufan Azhari Mujahid menggantikan Sdr. Reza Abdul Fattah.

Beberapa wajah baru juga mewarnai kepengurusan era baru kali ini. Di bagian sekretaris ada Luqman Hakim dan bendahara Yunalis Abdul Ghani. Tiga divisi juga diperkenalkan sekaligus dan diresmikan. Pertama Divisi Pendidikan dan Budaya yang diketuai oleh Habib Syauqi Al-Muhdor B.sc dan Ricky Faisol. Kedua Divisi Infokom (informasi & Komunikasi) dengan ketua Nur Huda Hilda, Ismail Zayyadi Haliman dan Ziyadii. AdapulaDivisi Dansos (Dana & Sosial) yang dikomandoi Afton Asykurullah & Sdr. Muhammad Junaidi.

Dalam sambutan perdananya, Sekretaris Jenderal berpesan dan mengapresiasi kepada seluruh kepengurusan tahun ini dalam berkhidmah kepada agama dan negara. "Karena memenuhi hajat seorang muslim lebih Nabi sukai daripada beri'tikaf satu bulan penuh," ucapnya.

Acara berlangsung selama dua jam, kemudian ditutup doa oleh H. Abd. Muhith.

Semoga kepengurusan baru ini menjadi lebih baik dan semakin bermanfaat untuk semua khususnya para pelajar Indonesia yang berada di Yaman. Amien.

 

Penulis: INFOKOM_PPIY

Editor: Kartika Restu Susilo

Australian Day merupakan perayaan yang terkait dengan identitas negara Australia. Secara umum perayaan ini mirip dengan perayaan hari kemerdekaan 17 Agustus di Indonesia. Perayaan ini didasarkan pada kedatangan pertama kali koloni Inggris di daratan Australia pada tanggal 26 Januari 1788. Hal yang membuat hari raya ini cukup memicu perdebatan karena menurut sebagian warga negara Australia, terutama dari ras Aborigin, merayakan hari tersebut sama dengan perayaan terhadap kolonialisasi sebuah negara. Tetapi, pada kenyataannya, perayaan ini tetap dilakukan setiap tahunnya.

Australian Day biasa dilakukan dengan berbagai perayaan meriah seperti berbagai perlombaan, konser musik, dan parade di seluruh Australia. Acara seperti lomba melempar sepatu boot, perlombaan footies yang merupakan khas Australia, serta perlombaan seperti balap lari dipraktikan di seluruh negara bagian Australia. Untuk meramaikan acara ini, biasanya warga berkumpul di pusat kota dan pantai dengan membawa makanan serta spanduk-spanduk yang terkait dengan Australia. Di samping itu tentunya perayaan dengan kembang api dan penampilan dari artis lokal juga dilakukan untuk menghibur warga.

Keseruan parade di Melbourne

Di samping aksi perayaan, terdapat pula aksi protes yang dilakukan berbarengan dengan perayaan tersebut. Aksi protes terhadap Australian Day biasanya dilakukan di pusat kota dengan mambawa atribut dan bendera Aborigin diikuti dengan spanduk dan kata-kata protes oleh pesertanya. Para pengunjuk rasa biasanya juga meyuarakan pendapat mereka satu persatu terkait dengan penolakan terhadap Australian Day yang dianggap sebagai perayaan terhadap invasi yang dilakukan oleh Koloni Inggris. Mareka beranggapan bahwa tidak selayaknya sebuah kejahatan itu dirayakan, mengingat penderitaan yang ditimbulkan oleh invasi tersebut masih dirasakan oleh suku Aborigin hingga saat ini. Pada kenyataannya, suku Aborigin masih mendapat banyak diskriminasi, kesulitan mengakses pendidikan dan kesehatan, serta banyak perilaku buruk yang mereka terima.

Terlepas dari perdebatan masing-masing pihak, secara resmi Pemerintah Australia tetap merayakan Australian Day sebagai hari raya resmi secara keseluruhan di seluruh negara bagian sejak tahun 1994. Di masing-masing kota perayaannya disesuaikan dengan kondisi dari negara bagian. Di tempat yang cenderung sepi seperti Adelaide dan Canberra, perayaan lebih banyak dilakukan secara santai dengan berpiknik sekeluarga di taman-taman kota dengan menggunakan atribut Australia. Di kota yang terkenal dengan pantainya seperti Gold Coast, perayaan meriah dipusatkan di pantai dan Surfers Paradise dengan mengadakan berbagai pertunjukan dan perlombaan.

Bagi kalian yang ingin menyaksikan dan berpartisipasi secara langsung dalam acara Australian Day, mengetahui informasi jenis perayaan pilihan di tiap-tiap negara bagian merupakan keharusan. Pilihan akomodasi dengan haga terjangkau dapat ditemukan secara mudah menggunakan booking.com, airbnb.com, dan lain-lain. Akses jalan selama perayaan Australian Day akan menjadi terbatas karena terjadi penutupan di beberapa daerah dan perubahan rute dan jadwal transportasi umum. Jadi, pastikan perjalanan kalian terencana dengan baik ketika mengunjungi Australia saat perayaan Australian Day.

Di Melbourne sendiri, tempat saya tinggal, kegiatan lebih difokuskan di Federation Square dan sekitaran Melbourne Central Station. Perayaan lebih difokuskan pada parade keliling kota dengan memakai dan membagikan atribut terkait dengan Australia. Selain itu juga ada beberapa pertunjukan musik yang disertai panggung dilakukan untuk memeriahkan parade tersebut. Beberapa arus jalan dan kendaraan umum ditutup untuk mendukung perayaan tersebut. Berbagai pakaian kedinasan dan atribut terkait Australia bermunculan di seluruh kota. Selain itu juga ada pidato resmi dari pemerintah kota terkait dengan perayaan Australian Day yang diharapkan dapat meningkatkan rasa persatuan negara Australia yang menjunjung tinggi demokrasi dan penghargaan terhadap perbedaan. Sungguh pengalaman yang menarik jika melihat perayaan Australian Day yang di satu sisi mengagungkan Australia sebagai sebuah bangsa dan di sisi lain memprotes invasi Inggris yang dulu dilakukan di Australia. Dua hal tersebut dilakukan pada hari dan tempat yang sama, namun tetap dilakukan secara damai dan saling menghormati. Semoga bisa menjadi pelajaran juga bagi bangsa Indonesia untuk mengerti pentingnya saling menghargai walaupun berbeda.

 

 

Profil Penulis:

Randy Taufik (Master of Laws in the University of Melbourne & Director of External Relations PPI Australia).

RIYADH - Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), melakukan kunjungan kerja ke Riyadh, Arab Saudi. Kunjungan itu diwakili oleh Fahri Hamzah (Wakil Ketua DPR RI), Henry Yosodiningrat (F-PDIP), M Safrudin Nurhasan Zaidi (F-PKS), Taufiqulhadi (F-Nasdem), dan Lukman Edy (F-PKB).

Setibanya di Bandara King Khalid, Selasa (19/12), rombongan delegasi DPR RI langsung disambut oleh Duta Besar RI untuk Kerajaan Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebril. Adapun agenda selama di Riyadh di antaranya pertemuan dengan Majelis Syuro (Parlemen) Arab Saudi, KBRI, pekerja migran, mahasiswa, dan masyarakat Indonesia.

Pertemuan dengan Pekerja Migran Indonesia di Ruhama (Rumah Harapan Mandiri) dan silaturrahim bersama masyarakat Indonesia di KBRI Riyadh menjadi agenda mereka pada Rabu (20/12). Fahri Hamzah menjelaskan bahwa kedatangannya ke Riyadh, Arab Saudi, guna menyosialisasikan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia yang baru saja disahkan oleh DPR RI pada Oktober 2017 melalui Rapat Paripurna DPR RI. Menurut Fahri, Undang-undang itu sebagai bagian dari perjuangan negara dalam memberikan perlindungan dan kepastian Buruh Migran Indonesia ketika ditempatkan di luar negeri.

 

Kamis (21/12), Fahri Hamzah beserta rombongan melakukan pertemuan dengan Wakil Ketua Parlemen (Majelis Syuro) Kerajaan Arab Saudi di Kompleks Istana Yamamah, Riyadh. Pertemuan itu merupakan kunjungan balasan setelah sebelumnya Ketua Parlemen Arab Saudi melakukan kunjungan resmi ke Parlemen Indonesia, beberapa saat sebelum Raja Salman tiba, Maret 2017.

Malam harinya, Delegasi DPR RI melakukan silaturrahim dengan mahasiswa Indonesia di asrama King Saud University. Fahri Hamzah memberikan beberapa wejangan kepada mahasiswa, di antaranya untuk tidak memikirkan persoalan-persoalan provokatif, tetapi sebaiknya fokus sebagai pelajar yaitu menekuni apa yang sedang dipelajarinya secara mendalam. Byan Aqila Ramadhan sebagai Ketua PPMI Arab Saudi pun tidak mau ketinggalan mengambil kesempatan diskusi itu untuk menyampaikan aspirasi teman-teman dari PPI Timur Tengah mengenai Tenaga Musiman (Temus) Haji yang koutanya dikurangi untuk kalangan mahasiswa.

Diskusi itu diakhiri dengan sesi foto bersama. Sebelum berpamitan, para anggota dewan meminta doa agar Negara Indonesia terus menjadi lebih baik dan bisa menjadi guru bagi negara-negara lain di dunia. Pertemuan dengan mahasiswa menjadi agenda terakhir mereka di Riyadh, sebelum keeseokan harinya melakukan perjalanan ke Mekkah untuk melaksanakan ibadah umroh dan pulang ke Indonesia dari Jeddah.**

Penulis: Ridho Sastrawijaya

Departemen Media PPMI Riyadh
Editor: Kartika Restu Susilo

Tidak lengkap rasanya apabila mengujungi Finland tanpa singgah di Lapland. Bagian paling utara ini berbatasan langsung dengan Lapland di bagian Swedia, Norwegia, dan Rusia. Lapland yang dikenal sebagai destinasi musim dingin ini berada di lingkar artik dan memiliki lingkungan dan vegetasi yang berbeda dari Finland bagian selatan. Lapland juga dikenal sebagai tempat tinggal orang asli Eropa yang sering disebut sebagai orang Sami. Lapland juga menjadi tempat favorit untuk berburu aurora borealis dan menikmati midnight sun di mana matahari tidak tenggelam selama 24 jam ketika musim panas berlangsung.

Untuk mencapai Lapland, biasanya mereka akan tiba di Rovaniemi. Sebagai ibukota dari provinsi Lapland, Rovaniemi biasanya dijadikan pusat transit dari daerah lain ke Lapland dan menuju berbagai tempat di Lapland. Rovaniemi cocok dijadikan sebagai tempat pembekalan dan penyesuaian kondisi tubuh sebelum mengunjungi tempat lainnya yang kadang-kadang dapat mencapai minus 30 celcius di musim dingin. Meskipun fasilitas dan infrastruktur di kota Rovaniemi cukup minim dibandingkan dengan kota lain di bagian selatan Finlandia, tetapi kota ini merupakan kota yang paling siap untuk menghadapi cuaca di artik.

Rovaniemi memiliki berbagai variasi akomodasi seperti hostel, hotel, kabin, dan igloo hotel yang biasanya menggunakan tema natal atau artik sebagai nama hotelnya. Kisaran harga sekitar 70 – 1100 euro per malam berdasarkan akomodasi yang diinginkan. Bulan Desember adalah bulan paling penuh di Rovaniemi dimana hampir semua akomodasi terisi penuh dan banyak turis yang harus tinggal di kota terdekat seperti Kemi dan Kemijärvi. Untuk kuliner, Rovaniemi memiliki cukup varian restoran internasional seperti Chinese, Western, Indian, Nepali, dan Finnish. Beberapa restoran juga menyediakan makanan khas Lapland seperti daging rusa kutub, dan ikan yang didapat dari laut sekitar artik. Harga cukup bervariasi dari 10 – 50 euro per porsi. Untuk penggemar fast-food, Rovaniemi memiliki McDonald dan Subway sebagai franchise internasional atau bisa juga mencoba franchise nasional milik Finlandia: Hesburger.

Rovaniemi juga memiliki beberapa atraksi wisata dan ikonik. Dinobatkan sebagai official town of Santa Claus, sangat disayangkan apabila tidak mengunjungi tempat di mana Sinterklas tinggal. Santa Claus Village terletak kurang lebih 8 km dari pusat kota ini merupakan destinasi favorit untuk merayakan Natal. Meskipun natal berasal dari agama secara sisi historis, natal di sini lebih identik dengan tradisi liburan keluarga di mana setiap anggota keluarga mendapat libur panjang dan berkumpul bersama keluarga. Pada hari Natal, banyak keluarga di Finland memulai hari dengan memasak Finnish Porridge dan sauna bersama keluarga. Beberapa keluarga juga memiliki tradisi untuk mengunjungi Desa Santa terutama keluarga muda yang memiliki anak.

Desa Santa terhubung dengan Santa Park yang terletak bersebelahan sehingga dapat dikunjungi sekaligus. Santa Park sendiri biasanya ditargetkan untuk keluarga karena memiliki berbagai macam atraksi interaktif untuk anak-anak dan membutuhkan tiket masuk. Kedua tempat tersebut memiliki Sinterklas yang berbeda sehingga ada berbagai versi cerita untuk anak-anak yang mengunjungi dua tempat tersebut dan bertanya mengapa Sinterklas terlihat berbeda. Salah satu cerita yang populer adalah terdapat lorong bawah tanah rahasia yang bahkan tidak diketahui oleh para elf, Sinterklas berlari sangat cepat di dalam lorong tersebut sehingga wajah mereka berubah dan baju mereka pun kotor sehingga harus diganti.

Selain bertemu dengan Sinterklas, Desa Santa memiliki pos surat kutub utara untuk mengirim kartu pos atau surat ke seluruh dunia yang memiliki cap pos khusus Sinterklas. Pos ini bisa disimpan dan dikirim untuk Natal berikutnya. Di sini juga terdapat garis putih penanda lingkar artik yang dapat digunakan untuk tempat berfoto sebagai penanda telah melewati lingkar artik. Toko oleh-oleh dan restoran juga disediakan dan untuk oleh-oleh sendiri harganya lebih murah dari toko oleh-oleh di Rovaniemi. Atraksi utama Desa Santa tentu saja Santa Claus’s Office di mana pengunjung dapat berbincang dan berfoto dengan Santa. Cek jam berkunjung sebelum mengunjungi tempat ini apabila ingin bertemu Sinterklas karena dia tidak selalu berada di kantornya.

Untuk mencapai Desa Santa, bus nomor 8 dapat digunakan dari Rovaniemi. Bus nomor 8 menaikkan dan menurunkan penumpang di tempat strategis seperti stasiun kereta, bandara, dan hotel. Selain itu beberapa bus juga memiliki desain khusus sehingga dapat dikenali dengan mudah. Akan lebih baik untuk selalu mengecek waktu keberangkatan sebelum menunggu karena setiap musim memiliki waktu yang berbeda. Bus sendiri akan berhenti tepat di Desa Santa sehingga tidak perlu berjalan atau mencari lagi. Desa Santa sendiri buka sepanjang tahun kecuali beberapa hari libur dan biasanya ramai pada bulan November – Januari. Untuk jam operasional dibuka setiap hari dengan jam yang berbeda sesuai dengan musim. Website Desa Santa menyediakan informasi mengenai hari libur dan jam operasional.

Informasi lebih lanjut: http://www.visitfinland.com/lapland/ Informasi mengenai Lapland

https://www.santaclausvillage.info/ Fasilitas Desa Santa

http://www.visitrovaniemi.fi/plan/getting-around/ Transportasi menuju Desa Santa dan Rovaniemi

https://santaparkarcticworld.com/santapark Santa Park

 

Alvincent,

Masters Program in Tourism Research, University of Lapland

Anggota PPI Finlandia

http://facebook.com/alvincent

 

Info Konsuler:

Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Republik Finlandia merangkap Republik Estonia

Kuusisaarentie 3 00340 Helsinki, Finlandia

Hotline: +358 40 3689846​​ (PF Protkons, Bapak Widya Airlangga)

Salah satu program kerja andalan Departemen Dakwah dan Pengkajian Islam PPMI Riyadh, yaumul ‘ilmi, telah berlangsung pada Sabtu (16/12). Program rutin atas kerjasama dengan Markaz Dakwah Inayah ini dilaksanakan setidaknya sekali dalam satu semester. Dengan target mahasiswa dan umum, dalam setiap pertemuannya berusaha untuk membahas kitab tertentu untuk ditelaah bersama.

Kitab Qawa’id Fiqih, Asybah wa Annadzhoir menjadi tema dalam yaumul ‘ilmi kali ini. Pembahasan dilakukan dengan membagi dua sesi dan setiap sesinya diisi oleh ustadz yang berbeda.

Ustadz Muhammad Nur Khozin, Lc, MA. dan Ustadz Imam Riyadi, Lc. menjadi pembicara dalam pengkajian kitab karya Imam Sayuti tersebut. Acara yang berlangsung di salah satu istirohah di daerah dir’iyah ini dimulai pada pukul 09.00 dan berakhir setelah shalat ashar. Dengan jeda antara tiap sesi, sholat dzuhur dan makan siang bersama membuat liburan akhir pekan para mahasiswa menjadi lebih bermanfaat dengan mendapatkan ilmu baru sekaligus menjalin silaturahim.

Indonesia itu bangsa yang besar, banyak kebudayaan dan juga hal-hal menarik yang dapat dieksplorasi serta diperkenalkan kepada dunia. Jadi adakah alasan untuk berhenti bangga menjadi Indonesia?

Pagi ini (09/12) publik Taiwan kembali dimanjakan oleh sajian budaya Indonesia. Bertempat di National Sun Yat Sen University (NSYSU) Kaohsiung, Perhimpunan Pelajar Indonesia menggelar event terbesarnya di kepengurusan 2017/2018 yang bertajuk INDONESIAN WEEK 2017 “DIVERSITY IS OUR STRENGTH”.

“Kami sangat senang, pelajar Indonesia yang ada di Taiwan sangat aktif dalam menggencarkan upaya promosi kebudayaan Indonesia lewat acara-acara semacam ini. Dan sungguh, kami – Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei – bangga ketika melihat insan-insan muda yang telah memilih untuk jauh-jauh meninggalkan tanah air untuk menuntut ilmu, tapi masih rela meluangkan waktu untuk menjadi pioneer dalam pengenalan budaya dan pariwisata Indonesia di kancah dunia,” ujar Siswadi, Wakil Kepala KDEI di Taipei saat pidato pembukaan acara.

Para tamu undangan beserta ketua PPI Taiwan memainkan melodi angklung saat pembukaan Indonesian Week 2017 oleh PPI Taiwan

Salah satu keunikan dari Indonesian Week 2017 ini ada di letak pelaksanaannya. Seperti yang disampaikan oleh Ketua PPI Taiwan, L. Tri Wijaya N. Kusuma, saat membuka Indonesian Week 2017 bahwa pada kepengurusan ini PPI Taiwan berusaha menjalankan semboyan yang dijiwai dari sila ke-5 Pancasila, yaitu “Keadilan Sosial bagi seluruh Rakyat PPI Taiwan”. Yang bermakna bahwa sudah saatnya kegiatan-kegiatan dan poros-poros pergerakan mahasiswa di Taiwan tidak hanya terpusat pada wilayah utara (Taipei, Taoyuan, dan sekitarnya) saja, melainkan harus ada upaya untuk memeratakan perhatian PPI Taiwan ke seluruh wilayah yang dinaunginya.

“Itulah alasan utama mengapa kami menggeser pelaksanaan event terbesar kami kali ini ke Kaohsiung,” imbuh L. Tri Wijaya N. Kusuma.

Lewat kerjasama dan hubungan komunikasi harmonis dengan PPI Kaohsiung yang diketuai oleh Angger Baskoro, PPI Taiwan berhasil menempatkan lokasi acara ini di sebuah kampus indah dengan pemandangan tak biasa berlatarkan gunung, serta berbatasan langsung dengan laut, NSYSU.

Makanan ringan (camilan) tradisional pun tak luput dari sasaran para pengunjung booth Indonesian Week 2017

Banyak sekali sponsor yang turut meramaikan acara ini, diantaranya adalah Kementerian Pariwisata lewat tagline Wonderful Indonesia-nya yang diwakili oleh kehadiran ibu Soufie dan ibu Nining, Indomie (Indofood), Bank Rakyat Indonesia, Bank Negara Indonesia, INDEX, Telkom Indonesia di Taiwan, dan masih banyak lagi. Tak lupa PPI Taiwan juga menggandeng Radio PPI Dunia, Garuda Formosa TV, dan Radio Taiwan International, sebagai media partner resmi dalam acara Indonesian Week kali ini.

Pemberian souvenir Wonderful Indonesia kepada pengunjung booth

“Hari pertama dibuka dengan pengadaan booth pameran dan kuliner khas Indonesia, yang terbagi atas beberapa kategori pulau-pulau besar seperti Sumatera, Celebes, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Papua, dsb,” kata Julian Fikri, ketua panitia Indonesian Week 2017.

Tak hanya itu, bahkan hari pertama ini ternyata juga diramaikan dengan perlombaan dan pengadaan space untuk permainan tradisional dan penampilan melodi dari angklung sebagai awalan. Yang gong besarnya akan ditabuh pada keesokan harinya (10/12) yaitu dengan penampilan-penampilan sendra tari, choir lagu-lagu tradisional, serta permainan alat musik tradisional khas Indonesia di atas panggung auditorium NSYSU.

Nah bagaimana, menarik bukan? Karena sebagai bangsa yang besar tak bisa hanya mengandalkan label kebesaran saja untuk dijadikan tameng identitas, melainkan juga perlu adanya upaya serius untuk mempertahankan kebesaran yang dimiliki. Salah satunya adalah dengan pengenalan kebudayaan dan potensi pariwisata yang dimiliki. Dan para pelajar di Taiwan telah membuktikan upaya konkret mereka dalam hal ini.

 

Oleh: Rahmandhika Firdauzha Hary Hernandha

Rombongan pelajar dan masyarakat Indonesia mengiringi kepulangan Ibu Yuli ke tanah air

 

SPANYOL – Energik, Egaliter dan Terbuka. Itulah kesan kami terhadap Ibu Yuli Mumpuni Widarso yang telah menyelesaikan masa baktinya sebagai Duta Besar Indonesia untuk Spanyol tahun ini. Beramai-ramai warga negara Indonesia di Madrid, mulai dari pegawai Kedutaan Besar Indonesia (KBRI), Duta Besar negara-negara ASEAN, tenaga kerja Indonesia, sampai pelajar Indonesia di Madrid ikut melepas kepergian beliau di Bandara Internasional Barajas – Madrid pada Kamis siang pukul 13.00 waktu setempat. Tangis haru dan syahdu tak lagi terbendung dan menyelimuti suasana perpisahan dengan beliau di area check in bernomor 155-160.

Sebelumnya, acara perpisahan juga diselenggarakan oleh Kuasa Usaha AD Interim Sementara, Bapak Adi Priyanto satu hari sebelum keberangkatan Ibu Yuli. di Ruang Satya Loka, KBRI Madrid. Pada acara tersebut, semua perwakilan menyampaikan pesan dan kesan kepada Ibu Yuli selama bertugas menjadi Duta Besar Indonesia di Madrid. Idham Badruzaman yang merupakan perwakilan dari Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di Spanyol menyampaikan 3 pokok penting dalam sambutannya, yaitu PPI Bernaung, PPI Berkarya dan PPI Berjaya. Di awal kedatangan Ibu Yuli ke Madrid, dukungan luar biasa terus diberikan meskipun jumlah PPI tidak banyak. Hal itu memberikan dampak yang luar biasa terhadap keberlangsungan organisasi PPI dalam naungan beliau di Tanah Matador. Kemudian, dalam setiap kesempatan, PPI selalu dilibatkan sehingga tidak jarang Ibu Yuli memberikan inspirasi bagi pelajar Indonesia untuk berkarya dan berkontribusi untuk Indonesia di perantauan. PPI bisa berjaya terlepas dari keterbatasan dan kekurangan, di antaranya adalah: anggota PPI Spanyol turut aktif dalam organisasi induk PPI, yaitu PPI Amerika dan Eropa dan PPI Dunia. Selain itu, PPI Spanyol akan mencatat sejarah pada Maret 2018 dengan menyelenggarakan Konferensi Internasional pertama (setelah pendiriannya di tahun 2004) yang dihadiri oleh peserta dari lima benua dan ratusan institusi di dunia.

Pukul 13.15 waktu setempat, tampak lima Duta Besar negara-negara ASEAN telah lengkap berkumpul di bandara. Satu persatu menyalami dan memeluk Bu Yuli beberapa saat sebelum pesawat Saudi Arabia Airlines membawanya ke Jakarta. Kelima Duta Besar ini menjadi sangat dekat satu sama lain karena ASEAN Committee Madrid (ACM) di mana Ibu Yuli merupakan salah satu inisiatornya pada tahun 2014. Pasca ACM terbentuk, kelimanya sering kali mengadakan acara bersama untuk bahu-membahu mengenalkan ASEAN secara serentak. Ini barangkali satu dari banyak pencapaian Ibu Yuli sebagai Duta Besar di Spanyol.

Terkesan sangat energik, karena networking yang beliau bangun tidak hanya dalam lingkup ASEAN, mempersatukan negara-negara dengan penduduk mayoritas Muslim juga dilakukannya. Hal ini tentu senada dengan kebijakan pemerintah Indonesia secara umum, selain menjalin hubungan dengan negara-negara di Asia Tenggara dalam wadah ASEAN, Indonesia juga menjalin hubungan yang baik dengan negara-negara bermayoritas penduduk Muslim dalam wadah Organisasi Kerjasama Islam (OKI).

Sebagai seorang Duta Besar, beliau terkenal egaliter dan terbuka di mata masyarakat Indonesia di Spanyol. Tidak jarang warga negara Indonesia di Spanyol diundang dan dijamu baik di KBRI maupun di Wisma Duta Indonesia, rumah dinas beliau sebagai Duta Besar. Hal ini tentu memberikan dampak positif bagi warga negara Indonesia secara khusus, dan Keluarga Cinta Indonesia yang merupakan paguyuban warga negara Indonesia di Spanyol dapat berkembang dengan sangat baik dengan dukungan beliau.

Kami tidak berkata Adios (selamat jalan) karena kami yakin akan kembali bertemu dalam kesempatan berikutnya baik di Indonesia maupun di negara lain. Oleh karena itu, kami memilih berujar Hasta Luego (sampai jumpa lagi) Ibu Yuli. Pengabdianmu selama ini akan terus menginspirasi, memberikan manfaat dan dikenang. Hasta Luego, Ibu Yuli.**

 

Penulis:

Idham Badruzaman adalah mahasiswa doktoral bidang Hubungan Internasional di Universitat Autónoma de Madrid, Penerima Beasiswa LPDP dan ketua PPI Spanyol periode 2012-2014.

Editor: Kartika Restu Susilo

Suasana pertemuan KJRI Jeddah dengan PPMI Madinah

MADINAH - Berlangsung di Villa Ar-Rafif Madinah, KJRI Jeddah dan PPMI mengadakan Temu Mahasiswa dengan pelajar Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Islam Madinahpada 16 Oktober 2017. Bertemakan "Diseminasi Keimigrasian dan Kekonsuleran", acara yang dipandu oleh Mumuh Mukhtarudin itu dihadiri sekitar 300 mahasiswa dari berbagai jenjang dan fakultas. Hadir pula beberapa pejabat KJRI Jeddah. Acara itu bertujuan untuk mengenalkan keimigrasian dan kekonsuleran kepada mahasiswa baru, Selain itu, juga menjadi ajang silaturahmi antara KJRI Jeddah dengan para mahasiswa di Universitas Islam Madinah.

Acara dibuka dengan bacaan ayat suci al-qur'an yang dilantunkan Muh. Sulthon Nashira. Dilanjutkan dengan sambutan ketua PPMI Madinah, M. Sidqi Abdurrohman dan Konsul Jendral RI Jeddah, M. Hery Saripudin. Konjen Hery Saripudin mengingatkan mahasiswa bahwa yang menggerakan Indonesia selama ini merupakan kaum muda. Ia berkeyakinan bahwa seluruh mahasiswa yang ada akan memikul tampuk kekuasaan 15-20 tahun mendatang.

Setelah itu, agenda selanjutnya ialah penyerahan data mahasiswa baru kepada KJRI, yang dari Adam Nur Fikri selaku Ketua Penyambutan Mahasiswa Baru kepada Konjen Hery Saripudin. Pada Temu Mahasiswa kali ini, ada pula presentasi tesis ustadz Ariful Bahri, MA., dan presentasi disertasi ustadz DR. Abdullah Roy, MA. Keduanya baru saja menyelesaikan program pendidikan masing-masing di tahun 2017. Tak kalah penting adalah sosialisasi kekonsuleran dan keimigrasian yang disampaikan langsung oleh Ketua Teknis Keimigrasian KJRI Jeddah, Ibnu Ismoyo.

Acara diakhiri dengan makan malam bersama dengan ayam goreng Albaik, menu khas restoran Albaik Arab Saudi.**

 

Penulis: Hamzah

Editor: Kartika Restu Susilo

Follow the three-eyed raven through Northern Ireland, where crumbling castles and ancient landscapes become key Seven Kingdoms filming locations in Game of Thrones. (ireland.com)

Untuk penggila serial Game of Thrones, Irlandia Utara akan menjadi salah satu ultimate bucket list for traveling destination. Bagaimana tidak? Sembilan puluh persen lokasi syuting GoT ada di negara ini. Tempat iconic seperti Winterfell, Riverrun, Iron island atau King’s Road yang hanya ada dalam cerita bisa dikunjungi dan kita bandingkan langsung. Sebagian besar filming GoT dilakukan di Studio Paint Hall - Belfast - Northern Ireland. Di sinilah set interior untuk beberapa lokasi seperti Red Keep, The Iron Throne atau Great Sept of Baelor dan lainnya digarap secara epik sehingga tampak megah seperti yang kita lihat dalam series. Selain itu, Belfast mempunyai pemandangan alam khas Irlandia yang luar biasa bagus. Tak heran hampir semua latar alam di series GoT berada di sini.

Berfoto ala Stark Family

Awalnya, author George Martin memilih Scotland - Edinburgh sebagai lokasi utama GoT, namun ketika itu pemerintah Edinburgh menolak dan meremehkan rencana sang penulis. Alhasil, tim memilih Irlandia Utara dikarenakan kemiripan alam yang dimiliki oleh Scotland, serta banyaknya spot peninggalan bersejarah yang cocok untuk penggambilan gambar dalam cerita. Kesuksesan Game of Thrones membawa Irlandia Utara menjadi salah satu negara dengan industri perfilman yang termaju di dunia dengan jumlah investasi sebanyak 110,7 juta poundsterling. Game of Thrones juga sukses menghidupkan sektor pariwisata Northern Ireland khususnya Belfast yang saat ini menjadi tujuan wisata dunia.

George Martin berhasil membuat Game of Thrones begitu hidup termasuk bagaimana ia menggambarkan pentingnya lokasi dan teritori dalam alur cerita GoT. Karena hal ini, penggemar sejati GoT akan merasakan excitement dan goosebumps ketika menginjakkan kaki di beberapa lokasi karena akan terbayang semua scene yang terjadi disana. Sebagai contoh, Tolleymore Forest Park Belfast yang merupakan The Haunted Forest dimana White Walkers pertama kali muncul di Season 1 akan memunculkan suasana angker dan mencekam. Beberapa latar hutan dalam GoT diambil di sini termasuk ditemukannya Baby Direwolves oleh Keluarga Stark. Sedikit ke utara Belfast, terdapat jalan dengan barisan Pohon Unik menyerupai tunnel panjang - The Dark Hedges yang merupakan lokasi King’s Road yang legendaris. Latar untuk Iron Islands - House of Greyjoy diambil di Murlogh Bay, Propinsi Antrim, menunjukkan pesisir pantai berbatu yang terisolir, persis seperti di dalam cerita. Atau jika ada yang ingat scene dimana Lady Melisandre melahirkan Shadow Baby di dalam sebuah gua, tempat itu juga nyata, tepatnya di daerah Cushendun, tidak jauh dari The Dark Hedges.

Tolleymore Forest Park Belfast yang merupakan The Haunted Forest

 

Which Stark Family member are you?

Training memanah ala Brandon Stark

GoT lovers, belum afdol ke Northern Ireland kalau belum ke Winterfell. Lokasi ini dapat dijangkau hanya dengan 75 menit menggunakan mobil ke arah selatan Belfast dan merupakan atraksi utama kota Belfast. Meskipun sebagai besar gambar yang kita lihat di dalam series merupakan hasil komputerisasi (begitupun lokasi filming yang lain), hal ini tidak mengurangi excitement para turis ketika menginjakkan kaki di tempat ini. Kastil tua dengan pintu gerbang yang besar serta menara pengintai musuh yang tinggi secara tidak langsung membuat turis sepakat bahwa lokasi ini sangat tepat untuk merepresentasikan The North, tempat Stark Family tinggal. Castle Ward-Winterfell Tours ini dikelola dengan sangat menarik. Turis akan diberikan kesempatan menggunakan kostum Ksatria Castle Black dan diberikan training memanah layaknya Brandon Stark di Season 1. Castle Ward yang merupakan lokasi Winterfell ini memiliki kawasan yang luas dan beberapa area di sekitarnya juga dimanfaatkan sebagai lokasi pengambilan adegan-adegan penting seperti, pernikahan rahasia Rob Stark, pemberontakan Theon Greyjoy, sambutan kedatangan Robert Baratheon, The Twins (Red Wedding), dan lain sebagainya. Bagi yang hobi bersepeda, pengelola menyiadakan Bicycle Tour untuk mengeksplorasi semua lokasi di sekitar Castle Ward. Cukup membuat excited bukan?

Pemerintah Belfast memanfaatkan GoT dengan serius dan menggarap industri pariwisatanya sedemikian rupa. Banyaknya pilihan paket wisata yang bisa disesuaikan dengan budget dan berbagai preferesi lainnya seperti menggunakan bus ataupun kendaraan lain untuk akses transportasi ke lokasi akan sangat memudahkan turis. Untuk informasi paket wisata tersebut bisa didapatkan via online dengan melakukan searching di Google atau bahkan bisa datang langsung ke Belfast’s Tourism Center di City Center Belfast untuk memesan paket yang diinginkan. Kisaran harga untuk paket tour GoT adalah 30 hingga 50 poundsterling, tergantung jumlah tempat yang dikunjungi dan fasilitas perjalanan. Trust me, it’s really worth your money! Biasanya, paket tour GoT di-bundle dengan destinasi wisata lain khas Irlandia Utara. Well, sebenarnya tempat-tempat tersebut masih ada kaitannya dengan GoT karena beberapa adegan juga diambil disana. Bahkan dalam perjalanan, pemandu wisata akan memberikan informasi ketika bus akan melewati tempat- tertentu terkait lokasi syuting GoT. Ketika di lokasi, tak lupa tour guide tersebut menayangkan video cuplikan adegan dalam GoT supaya turis dapat mengingat kembali kejadian – kejadian di dalam cerita untuk memunculkan imajinasi terhadap lokasi yang sedang di kunjungi.

Bagi yang ingin berpergian secara mandiri tanpa menggunakan jasa tur, informasi mengenai lokasi perfilman maupun objek wisata yang lain sudah banyak tersedia. Hanya modal googling saja, itinerary 2-3 hari bisa langsung dibuat. Bagi traveler mandiri, untuk explorasi yang maksimal, disarankan untuk menyewa mobil karena beberapa lokasi tidak terjamah transportasi umum. Informasi mengenai rental mobil bisa didapatkan via online dengan harga 20-50 poundsterling/hari, sangat cocok untuk yang ingin berpergian secara grup beranggotakan 4-5 orang. Penyedia rental juga menyediakan meeting point di airport sehingga traveler yang baru tiba di bandara bisa langsung bertamasya ria.

Carick-a-Rede Rope Bridge

Bukan penggemar GoT? Tidak usah khawatir. Meskipun sebagian besar lokasi wisata erat kaitannya dengan GoT, alam Irlandia Utara sangatlah cantik untuk dinikmati. Masih banyak pilihan tur dengan destinasi unik seperti kunjungan ke pabrik bir terkenal Guinness, melihat isi kapal Titanic di Titanic Museum, memacu adrenalin dengan melewati dua pulau yang hanya dijembatani oleh susunan untaian tali (Carick-a-Rede Rope Bridge), atau ke Giant Causeway yang merupakan pantai dengan tatanan batu unik berbentuk heksagonal, hasil letusan gunung berapi di zaman purbakala. Lelah bertamasya mengunjungi tempat wisata alam, turis dapat menikmati suasana kota Belfast dengan mengelilingi city center yang pada Desember ini sedang ada Christmast Market, semacam ‘pasar kaget’ khas UK yang hanya ada dibulan November hingga Januari. Penginapan di Belfast cukup terjangkau asalkan booking jauh-jauh hari. Portal seperti booking.com, hostelworld.com atau airbnb.com dapat memberikan banyak pilihan dalam akomodasi. Transportasi dalam kota juga sangat mendukung. Turist dapat membeli one-day bus pass seharga 6,50 poundsterling walaupun sebenarnya tidak begitu diperlukan karena atraksi di dalam city center adalah within walking distance. Mencari tempat makan halal juga cukup mudah. Salah satu contohnya adalah Chopstix yang berada persis di kawasan city center atau beberapa restoran lain yang bertemakan Timur Tengah atau India.

Giant Causeaway

So, bagi pecinta series Game of Thrones yang ingin menginjakkan kaki di Westeros, datanglah ke Northern Ireland dan rasakan ambience Seven Kingdoms yang sebenarnya. Winter is Coming!!!!

 

Profil Penulis:

Krishna Nawacandra adalah mahasiswa program MSc of Engineering, Technology, and Business Management di University of Leeds yang juga merupakan anggota PPI Leeds. Krishna bisa disapa di Instagramnya @krishnanono.

MESIR, 18 November 2017 – Kreasi anak bangsa dalam kancah internasional memang tidak ada habisnya. Kali ini mahasiswa Indonesia yang tergabung dalam Perhimpunan Pelajar Mahasiswa Indonesia (PPMI) Mesir menyelenggarakan perhelatan budaya akbar yang dinamakan Asian Culture Festival (ACF). Acara yang diselenggarakan pada Sabtu, 18 November 2017 di Gedung Sholah Kamil kota Kairo itu adalah hasil kerjasama organisasi mahasiswa dari 9 negara, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Fhilipina, Pakistan, Afghanistan, Bangladesh dan Krygyztan.

Festival yang bertajuk Diversity in Spirit Unity itu dihadiri oleh pejabat Kedutaan besar dari beberapa negara, termasuk sejumlah petinggi Universitas Al Azhar. “Perbedaan adalah kekuatan bagi kita, sebagaimana dengan tema acara ini Diversity In Spirit Unity yang berarti keragaman adalah kekuatan bagi kita untuk bersatu. Kita Indonesia juga negara yang beragam, namun kita disatukan oleh keragaman tersebut, dibuktikan dengan semboyan kita Bhineka Tunggal Ika,” ujar Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Cairo Dr. Usman Syihab dalam acara pembukaan.

Acara yang berlangsung meriah dan dihadiri oleh mahasiswa internasional itu menampilkan berbagai kesenian dan budaya dari 9 negara di Asia. Penonton yang hadir tak jarang memberikan tepuk tangan atas penampilan unik dan menarik dari sejumlah negara. Mulai dari penampilan nasyid yang dibawakan oleh Malaysia, lalu tarian yang dibawakan oleh Afghanistan serta atraksi ekstrem Tapak Suci yang dipamerkan oleh mahasiswa Indonesia. Tidak ketinggalan beberapa delegasi pun memutarkan video sebagai perkenalan negara mereka.

 

Tak hanya itu, di luar gedung Sholah Kamil juga terdapat bazaar dan stand dari negara yang berpartisipasi. Para pengunjung memanfaatkan momen ini untuk berfoto dengan stand yang dipenuhi souvenir berbagai negara. Menariknya stand milik mahasiswa Krygyztan bersedia meminjamkan jubah dan topi khas negara mereka kepada para pengunjung agar bisa berfoto. Tak heran stand itu jadi rebutan banyak pengunjung.

Selain membawa pernak pernik khas negara, sebagian delegasi memanfaatkan momen ini untuk menjual berbagai souvenir dan makanan khas negara mereka seperti Indonesia, Malaysia, Singapura dan Afghanistan. Di antara makanan yang dijual, nasi Padang berhasil jadi makanan favorit bagi delegasi dan pengunjung. Terbukti, setelah 3 jam acara dimulai nasi Padang langsung ludes diserbu para pengunjung acara. Sementara stand mahasiswa Aghanistan menyediakan makanan khas negara mereka secara cuma-cuma, di antaranya makanan khas Afghanistan yang rasanya sama seperti bihun.

Selaku inisiator dan pelaksana acara Asian Culture Festival, PPMI Mesir dibanjiri pujian dari pejabat negara lain. Hal itu diakui oleh Pangeran Arsyad Ihsan Nulhaq selaku Presiden PPMI Mesir. “Insya Allah acara ini akan kita pertahankan setiap tahunnya, tidak hanya untuk mahasiswa Asia namun juga untuk Dunia,” tutur Pangeran, mahasiswa asal Jakarta yang berdarah Minang.

Acara ditutup dengan penampilan Parodi Bisu dari Mahasiswa Bangladesh yang sukse smembuat penonton tertawa. Setelah itu para delegasi bersalam salaman dan mengadakan sesi foto bareng sebelum meninggalkan lokasi acara.

Festival yang baru pertama kali diselenggarakan itu diharapkan dapat memperkuat hubungan silaturahmi Antar Mahasiswa Al Azhar yang berasal dari benua Asia termasuk ajang untuk saling mengenal satu sama lain. Ajang ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa Indonesia untuk berkenalan dengan saudara sesama muslim dari negara di benua Asia lain. Bukan tidak mungkin, di masa depan para mahasiswa ini akan menjadi pemimpin di negara masing-masing. Hubungan silaturrahmi yang mulai dipupuk dari sekarang akan membantu mereka untuk bekerja sama dalam berbagai bidang.**

 

Penulis : Tareq Albana

Islamic Theology, Universitas Al Azhar Kairo

PPMI Mesir

 

Editor: Kartika Restu Susilo

Copyright © 2021 PPI Dunia
All rights reserved
Mayapada Tower 1, Lt.19, Jl. Jend. Sudirman, Kav. 28
Jakarta Selatan 12920