logo ppid

PPI Dunia Menyelenggarakan PPI Edufest, Beri Akses Kuliah di Luar Negeri Bagi Penyandang Disabilitas

Posted By 
Asyraf Muntazhar
 On 
March 8, 2022

Direktorat Festival Luar Negeri (Felari) berkolaborasi dengan Direktorat Pergerakan dan Pengabdian Masyarakat (PPM) Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI Dunia) menyelenggarakan program PPI Edufest 2022. Program tersebut merupakan festival pendidikan yang memberikan informasi mengenai langkah dan proses kehidupan serta perkuliahan di luar negeri. Direktorat PPM mengusung Inspirational Series untuk penyandang disabilitas dan memberikan akses informasi pendidikan melalui PPI Edufest 2022.

Program ini diselenggarakan pada Sabtu (05/03/2022) pukul 10.00-12.00 WIB via Zoom Meeting. Acara tersebut dibuka dengan sambutan dari Direktur PPM PPI Dunia Periode 2021-2022, Yuri Ariesta Chandra, S.Kep.Ns. Yuri berharap melalui program ini, PPI Dunia dapat membuka peluang dan mempermudah akses informasi pendidikan bagi masyarakat Indonesia penyandang disabilitas yang ingin melanjutkan pendidikan di luar negeri.

Plt. Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Dr. Ir. Kiki Yuliati, M.Sc juga turut memberikan sambutan dalam kesempatan ini. “Terima kasih kepada inisiatif PPID untuk menyelenggarakan kegiatan ini dan kami sangat terbuka terhadap saran dan masukan yang perlu kami tindak lanjuti terkait fasilitas yang diperlukan bagi penyandang disabilitas”, ujar Kiki.

Acara ini dilanjutkan dengan pemaparan mengenai kesempatan kuliah di luar negeri salah satunya adalah di Mahidol University, Thailand. Satrio Yudanto, mahasiswa Pascasarjana Departemen Kimia Mahidol University menjelaskan program, fasilitas, sistem pembelajaran hingga beasiswa yang ditawarkan di universitas tersebut untuk mahasiswa penyandang disabilitas. “Seluruh kegiatan dan aktivitas di kampus akan mengikutsertakan seluruh mahasiswa termasuk siswa penyandang disabilitas” tutur Satrio.

“Tujuan saya adalah ingin melindungi anak-anak tuli dari perampasan bahasa dan saya mau menjaga hal tersebut dari sekarang”, jelas Christophorus Budidharma, B.Sc yang merupakan salah satu tokoh disabilitas yang berhasil kuliah di luar negeri. Chris menjelaskan pengalamannya dengan Bahasa isyarat dan dibantu oleh juru Bahasa isyarat. Ia merupakan alumni dari Rochester Institute of Technology yang terletak di New York, Amerika Serikat.

Ia kini bekerja di silang.id sebagai pendidik untuk teman tuli. Silang (PT Inovasi Digital Inklusi) merupakan startup edutech BISINDO (Bahasa Isyarat Indonesia) pertama yang memfasilitasi akses pendidikan inklusif untuk teman tuli dan teman dengar. Proses belajar mengajar dapat dilakukan secara online maupun tatap muka. Sistem pembelajaran dan platform yang dikemas dengan kualitas baik serta fleksibel diharapkan dapat membangun ekosistem pendidikan yang baik untuk siapa saja yang ingin belajar Bahasa isyarat.

Redaktur: Ahsanah Nur Amalia Amar (Kepala Sub-Bidang Redaktur Berita Kegiatan PPI Dunia)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Copyright © 2021 PPI Dunia
All rights reserved
Mayapada Tower 1, Lt.19, Jl. Jend. Sudirman, Kav. 28
Jakarta Selatan 12920