Mahasiswa Indonesia di Jerman Berbagi Inspirasi Melalui Nasi Padang

Published by nurjaeni on

Kartu pos dikirim dari Jerman

Kartu pos dikirim dari Korea

Berbagi inspirasi bisa lewat apa saja, salah satunya via kartu pos. Zaman sekarang, mungkin telinga kita sudah mulai asing mendengar frasa “kartu pos” ini. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa korespondensi via media ini pernah hits di era 1900-an. Forum mahasiswa awardee LPDP Jerman sadar akan pentingnya berkirim kisah melalui kartu pos. Tulisan yang berada di halaman belakang foto landmark kota tersebut sangat menarik untuk dikisahkan. Setiap kartu pos memiliki kisah dan sejarah yang ada di dalam cetakannya. Oleh karena itu, selain menebar inspirasi, pengirim kartu pos juga secara tidak langsung turut mengabarkan apa saja yang terdapat di negaranya seperti arsitektur bangunan, kesenian, alat musik, busana tradisional, dan lain-lain.

Pelajar di Indonesia menerima kartu pos dari Nasi Padang

Program Nasi Padang (Menanam Inspirasi Pada Generasi Mendatang) sudah dilaksanakan sejak tahun 2014. Program utama Nasi Padang ada 2 yaitu berkirim kartu pos inspirasi dan memberikan beasiswa kepada adik asuh di Indonesia. Program kirim kartu pos ini prinsipnya simple banget! Pelajar Indonesia di luar negeri akan mendaftar menajdi inspirator dan penerima kartu pos yang posisinya ada di Indonesia juga akan mendaftarkan alamat lengkap mereka untuk mendapat kiriman kartu pos. Selain itu, program pemberian beasiswa juga menjadi salah satu bakti Indonesia bagi kami penerima beasiswa LPDP di Jerman. Program ini disambut baik oleh pelajar-pelajar Indonesia di seluruh dunia. Pengirim kartu pos tidak hanya dari Eropa, melainkan juga dari benua lain seperti Amerika, Asia, dan Australia.

Komentar siswa penerima kartu pos

Menuangkan cerita dengan kemasan yang menarik dan bahasa yang mudah dimengerti menjadi sebuah tantangan tersendiri, lho! Belum lagi kalau harus memikirkan ruang tulis di kartu pos yang cukup minimalis yaitu sekitar 4 x 6 inci untuk ukuran standart. Dan lebih menyenangkan lagi jika membayangkan bahwa kartu pos-kartu pos ini akan terbang hingga ke 400 institusi formal pendidikan di penjuru Indonesia. Penerima kartu pos akan membacakan isi kartu pos tersebut di depan kelas agar dampak positif dari gerakan ini bisa dirasakan oleh teman-teman lain sesama pelajar di Indonesia.

Seluruh kabar baik mengenai kegiatan ini akan diinfokan melalui sosial media Nasi Padang (facebook: Nasipadang Lpdp Jerman, twitter: @mynasipadang, instagram: @nasipadang.id). Jika ada pertanyaan lebih lanjut, bisa menghubungi Tim Nasi Padang via email mynasipadang@gmail.com. Walaupun berjarak ribuan kilometer dari tanah air, hal itu tidak menghalangi semangat kita, pelajar Indonesia di luar negeri, untuk tetap berkontribusi bagi ibu pertiwi. Karena berbagi tidak harus menunggu nanti.

 

 


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.