logo ppid

Gelar Simposium Kawasan, PPIDK Timtengka Gandeng Menag Yaqut Sebagai Pembicara Utama pada Pembukaan

Posted By 
Asyraf Muntazhar
 On 
May 16, 2022

Jakarta - Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia Kawasan Timur Tengah dan Afrika (PPIDK Timtengka) tengah mengadakan satu helatan akbar, yaitu Simposium Kawasan Timur Tengah dan Afrika 2022 (SK Timtengka). Acara ini diadakan secara daring pada 15-22 Mei 2022 dan diikuti oleh perwakilan dari 18 PPI Negara Kawasan Timur Tengah dan Afrika, serta turut mengikutsertakan delegasi mahasiswa nasional dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) seluruh Indonesia.

Kegiatan ini dilakukan PPIDK Timtengka dalam rangka menunjang pembangunan kualitas SDM Indonesia. Simposium tersebut mengangkat tema “Diskursus Nilai-nilai Agama Islam dalam Pembangunan Berkelanjutan Indonesia” dan ada perhelatannya, simposium akan membahas beberapa 4 isu penting yang berkaitan dengan tema utama dan budaya Ke-Indonesiaan dan ke-Timur-Tengahan seperti sosial budaya dan agama, pendidikan, geopolitik dan ekonomi, serta pemuda dan lingkungan.

Pada awal sambutannya, Bagus Asri selaku ketua pelaksana menyampaikan terima kasih kepada seluruh element yang telah menyukseskan dan membantu serta mendukung perhelatan acara besar tahunan PPIDK Timur Tengah dan Afrika, serta menyampaikan rasa terimakasihnya kepada seluruh narasumber yang akan memaparkan materinya sepanjang acara ini berlangsung. Ia juga berharap, agar SK Timtengka tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan poin-poin produktif untuk kemajuan bangsa kedepannya.

Koordinator PPI Dunia dan Koordinator PPIDK Timtengka 2021-2022, Faruq Ibnul Haqi dan Hafidz Alharomain Lubis turut hadir dan memberikan sambutannya pada acara pembukaan ini. Mereka menyampaikan di hadapan seluruh narasumber dan hadirin, bahwa acara tahunan ini selain menjadi ajang silaturahim dan bertukar pendapat, adalah satu wadah kreatif bagi para pelajar dan mahasiswa untuk melatih daya berpikir kritisnya bagi kebaikan bangsa.

Acara grand opening ini turut menghadiran Menteri Agama RI periode 2019-2024, H. Yaqut Cholil Qoumas sebagai keynote speaker. Menag Yaqut mengutarakan, bahwa tema Simposium PPIDK Timur Tengah dan Afrika tahun ini sangat menggambarkan kelebihan yang dimiliki Indonesia, yang sangat dikenali dunia dalam menjaga nilai-nilai keberagaman dan kesatuannya. Menurutnya, acara SK Timtengka 2022 ini sudah sangat tepat sasaran, karena sudah turut mengambil peran dalam menjaga kebersatuan dan keberagaman di era internet of things ini, yang mana menurutnya, ada banyak para oknum yang membenturkan pemahaman beragama dengan pemahaman bernegara.

Menag Yaqut dalam pemaparannya turut mengutarakan bahwa orang beragama itu dapat dikategorikan ke dalam menjadi 3 kelompok:

  1. Beragama dengan cara intrinsik: menjadikan agama sebagai komitmen yab=ng komprehensif yang mengatur seluruh kehidupan penganutnya.
  2. Beragama dengan cara ekstrinsik: agama dianggap sebagai alat yang bisa dimanfaatkan untuk menunjang motif-motif lain. Seperti alat untuk mengincar kedudukan tertentu, mengincar tujuan tertentu, dll.
  3. Beragama dengan cara campuran dari keduanya: dengan menerapkan mixing method ini, maka akan menciptakan outcome berupa ketentraman, kedamaian sesuai dengan ajaran agama itu sendiri.

Seluruh rangkaian acara ini dapat dilihat secara langsung maupun siaran ulang melalui akun Youtube PPI TV dan seluruh informasi dapat diakses melalui akun instagram @sktimtengka .

Penulis: Ahmad Manarul Hidayah Alfansuri (Panpel SK Timtengka 2022).

Editor: Asyraf Muntazhar, Lc. (BPMI PPI Dunia)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Copyright © 2021 PPI Dunia
All rights reserved
Mayapada Tower 1, Lt.19, Jl. Jend. Sudirman, Kav. 28
Jakarta Selatan 12920