Categories
Komisi Pendidikan PPI Dunia Pusat Kajian & Gerakan

Dampak Pembelajaran Online dalam Sistem Pendidikan Indonesia Pasca Pandemi COVID-19

WP Komisi Pendidikan No. 3 Tahun 2020

Telah diketahui tahun 2019/2020 adalah tahun dimana dunia pada umumnya dan Indonesia khususnya terkena dampak dari pandemi COVID-19. Wabah COVID-19 menjadi penghambat perkembangan di berbagai sektor. Bukan hanya dalam sektor ekonomi, tetapi juga dalam sektor pendidikan. Terdapat dampak positif dan negatif dari diterapkannya sistem pembelajaran jarak jauh berbasis e-learning ini. Kebijakan pendidikan maupun kualitas pendidikan yang masih belum siap ketika diterapkannya pembelajaran jarak jauh menjadi kendala nyata yang dihadapi saat pandemi.

Lalu bagaimana dampak pembelajaran online dalam sistem pendidikan Indonesia pasca pandemi COVID-19? Berikut adalah kajian dari komisi pendidikan yang ditulis oleh Januar Widakdo dan Kifah Gibraltar Bey Fananie.

WP-Komisi-Pendidikan-No.-3-tahun-2020

Categories
Komisi Kesehatan PPI Dunia Pusat Kajian & Gerakan

Kebijakan dan Strategi Penanggulangan dan Pencegahan Penyakit Tidak Menular – Rekomendasi Terhadap Penurunan Faktor Risiko Bersama Terkait Kebiasaan Makanan Terhadap Penyakit Tidak Menular di Indonesia

WP Komisi Kesehatan No. 2 tahun 2020

Indonesia mengalami berbagai tantangan kesehatan terdiri dari Penyakit Menular dan Penyakit Tidak Menular (PTM) yang mempunyai kecenderungan untuk meningkat dari tahun ke tahun. Dalam upaya penanggulangan PTM, pemerintah telah menetapkan kebijakan-kebijakan mulai dari peningkatan kualitas sarana prasarana hingga monitoring evaluasi di lapangan. Akan tetapi, dalam setiap temuan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) telah terjadi peningkatan prevalensi PTM yang tidak sedikit mengindikasikan bahwa risiko PTM belum menunjukkan perbaikan. Selain itu, ada pergeseran penyebab kematian di Indonesia dimana hampir separuhnya adalah kematian disebabkan oleh PTM.

Lalu bagaimana kebijakan dan strategi penanggulangan penyakit tidak menular di Indonesia? Berikut adalah kajian komisi kesehatan PPI Dunia yang ditulis oleh Fakhruddin Masse, Indri Kartiko Sari, Yoser Thamtono.

WP-Komisi-Kesehatan-No-2-2020

Categories
Komisi Ekonomi PPI Dunia Pusat Kajian & Gerakan

Pandemi COVID-19, Krisis Ekonomi 2020, dan Pemulihan Ekonomi Nasional

WP Komisi Ekonomi No. 1 tahun 2020

Dalam seri kajian ini, kami menyajikan tinjauan umum kondisi perekonomian Indonesia yang dilanda krisis tahun 2020 yang disebabkan oleh pandemi COVID-19. Kajian ini terdiri atas lima tulisan pendek yang berfokus pada lima topik yakni anatomi krisis yang disebabkan oleh COVID-19, gambaran kebijakan fiskal Indonesia, gambaran kinerja perdagangan Indonesia, kebijakan pemulihan ekonomi dari berbagai negara, dan aspek keberlanjutan lingkungan berkaitan dengan pemulihan ekonomi. Kajian ini ditulis oleh komisi ekonomi yang terdiri dari Denny Irawan, Putra Hutama, Chairul Adi, Achyar Al Rasyid, Hadi Prasojo.

WP-Komisi-Ekonomi-No-1-2020

Categories
Asia dan Oseania Eropa dan Amerika PPI Dunia PPI Negara Pusat Kajian & Gerakan Timur Tengah dan Afrika

AYL Draft Resolution 2020

Ambassadors and Young Leaders Week (AYL Week) merupakan acara yang diinisiasi oleh Perhimpunan Pelajar Indonesia se-Dunia (PPI Dunia) yang merupakan wadah terbesar dalam menghimpun para pelajar Indonesia yang menempuh studi di luar negeri. Terbagi dalam 3 kawasan yang terdiri dari 57 PPI Negara, PPI Dunia mempunyai orientasi besar ke depan untuk melakukan internasionalisasi gerakan guna memberikan kontribusi untuk bangsa dan negara. Utamanya dalam menyambut bonus demografi untuk menciptakan sumber daya manusia unggul di masa mendatang. Untuk itu, AYL Week menjadi karya nyata PPI Dunia untuk menyambut potensi tersebut. AYL Week merupakan program rintisan pertama pada periode 2019/2020 untuk membuka visibilitas generasi milenial guna membuat sketsa masa depan Indonesia. Dengan mengusung tema “Breakthrough Against COVID-19 & Preparing Indonesian Global Emerging Leaders”, AYL Week pada tahun pertama ini berfokus melahirkan gagasan dan terobosan bernas sebagai kebangkitan nasional pasca pandemi COVID-19.

Sebagai rangkuman dari hasil webinar, kami telah membuat AYL Draft Resolution yang terdiri dari berbagai intisari dan hal penting yang dikemukakan oleh narasumber. AYL Draft Resolution disusun oleh Putri Ananda (PPI Jepang), Subhan Setowara (PPI Malaysia), dan Muhammad Kamal Ihsan (PPMI Mesir) yang diulas oleh Saul Takahashi (former Deputy Head of Office at Office of the United Nations High Commissioner for Human Rights (UNHCR)) dan Jonathan Mills (Associate Professor at Osaka University of Economics and Law).

AYL-Draft-Resolution-23-July-2020

Categories
PPI Dunia PPI Negara

Deklarasi Guangzhou 2020

Perhimpunan Pelajar Indonesia se-Dunia (PPI Dunia) menganggap bahwa pandemi COVID-19 adalah kejadian luar biasa sehingga perlu penanganan secara extraordinary. PPI Dunia meyakini bahwa pandemi COVID-19 dapat diselesaikan dengan sistem, pola, dan metode yang tepat dan akurat. Selain itu, kesadaran masyarakat sebagai modal sosial memberikan andil besar dalam proses penanggulangan COVID-19. Atas dasar tersebut, perwakilan negara-negara anggota PPI Dunia berkumpul secara daring pada tanggal 25-28 Agustus 2020 untuk mendiskusikan kebijakan dan menyusun rekomendasi dalam 10 aspek strategis melalui Sidang Komisi PPI Dunia 2020. Hasil Sidang Komisi PPI Dunia selanjutnya dirangkum sebagai Deklarasi Guangzhou untuk pemerintah, intansi non-pemerintah, dan PPI se-Dunia.

DEKLARASI-GUANGZHOU

Categories
PPI Dunia Tentang PPI Dunia

SOP PPI Dunia 19/20

Standar Operating Procedure (SOP) merupakan dokumen resmi yang dikeluarkan oleh suatu organisasi untuk menjadi pedoman kegiatan dalam hal administrasi, prosedur pelaksanaan program, dsb yang ditujukan bagi setiap anggota organisasi. PPI Dunia pada masa kepengurusan 2019/2020 melalui Pusat Administrasi dan Kesekretariatan telah mengelola belasan SOP untuk memastikan kegiatan operasional organisasi berjalan lancar dan konsisten.

Setiap draf SOP disusun oleh masing-masing satuan kerja di PPI Dunia untuk kemudian diperiksa oleh anggota Pusat Administrasi dan Kesekretariatan (dari segi format dan penulisan) dan kepala satuan kerja dan/atau Sekretaris Umum PPI Dunia (dari segi konten). Setelah disetujui oleh Koordinator PPI Dunia, SOP tersebut dapat dijadikan pedoman bagi satuan kerja bersangkutan.

Adapun SOP PPI Dunia juga dapat menjadi pedoman bagi Anggota PPI Dunia (PPI Negara) dalam pelaksanaan operasional masing-masing PPI Negara, maupun untuk penyusunan SOP baru dengan beberapa penyesuaian yang diperlukan. Berikut adalah daftar SOP yang telah dikeluarkan PPI Dunia pada masa kepengurusan 2019/2020. Berikut SOP Kepengurusan PPI Dunia 2019/2020: (Klik untuk Mengunduh)

Penulisan Notulensi Rapat

Publikasi Media dan Penerbitan Tulisan

Penyusunan dan Penerbitan SPS PPI Dunia

Penyelenggaraan Rapat PPI Dunia

Penyusunan dan Pengarsipan Surat

Publikasi PPI Dunia untuk PPI Negara

Penyusunan Term of Reference

Penyusunan Nota Kesepahaman

PPI Dunia Berbagi Buku

Rekrutmen Volunteer

Teknis Penggunaan Youtube PPI Dunia Chanel

Rekapitulasi Agenda dan Pembuatan Ringkasan

Pengamanan Akun E-mail dan Sosial Media

Persyaratan dan Tata Cara Pemilihan Badan Ad hoc Konstitusi

Persyaratan dan Tata Cara Pemilihan Ad hoc Pemilihan Raya

Penyelenggaraan PPI Dunia Awards

Categories
Asia dan Oseania Berita Eropa dan Amerika PPI Dunia PPI Dunia Publisher Timur Tengah dan Afrika

Lewat Sarasehan Nasional PPI Dunia 2020: Millenial Connect, PPI Dunia Publisher Terbitkan Buku Perdana

Dewasa ini, menuntut ilmu di luar negeri merupakan impian hampir seluruh anak muda Indonesia. Dari mulai para pelajar di kota-kota besar, hingga para dream catcher dari berbagai pelosok negeri, yang bahkan kota kelahirannya pun tidak terjamah oleh pemberitaan di media. Ada yang mengincar studi jenjang S1, Master, hingga Doctoral, baik melalui beasiswa maupun biaya mandiri. Perjuangan yang diwujudkan dengan berbagai cara untuk bertahan hidup di negeri orang pun tak luput dari sebuah metode untuk berdiplomasi ala-ala para pendahulu. Selaras dengan semangat dari kisah-kisah inspiratif yang sering kita dengar tentang The Founding Father of Indonesia yang pernah mengenyam pendidikan di luar negeri. Mereka dengan gigih berusaha mengabarkan informasi-informasi penting dari luar negeri demi memantik semangat untuk mewujudkan Indonesia yang merdeka di kala itu.
Beranjak dari spirit yang sama, buku ini hadir menjadi penyambung semangat bagi para generasi muda Indonesia. Demi mengajak para pemegang tampuk pimpinan indonesia di masa mendatang, untuk senantiasa berpikir dan ber-Kaizen, dalam menggali gagasan-gagasan potensial yang didapatkan oleh para pelajar Indonesia selama menjalani studi mereka di luar negeri. Dari sudut-sudut belahan bumi Amerika-Eropa, Asia-Oseania, hingga Timur Tengah dan Afrika, kisah-kisah diplomasi ala pelajar Indonesia masa kini dihimpun oleh PPI Dunia melalui buku yang berjudul Diplomasi Mahasiswa indonesia di Luar Negeri: Menggali Gagasan Potensial untuk Kemajuan Indonesia.
Buku perdana yang diterbitkan oleh PPI Dunia Publisher ini sekaligus menjadi warna tersendiri dalam perhelatan agenda Sarasehan Nasional PPI Dunia 2020: Millenial Connect yang diadakan awal tahun 2020.

Cover buku Diplomasi Mahasiswa indonesia di Luar Negeri: Menggali Gagasan Potensial untuk Kemajuan Indonesia terbitan PPI Dunia Publisher

Detail buku,
Judul: Diplomasi Mahasiswa indonesia di Luar Negeri: Menggali Gagasan Potensial untuk Kemajuan Indonesia
Tahun: 2020
No. ISBN: 978-602-5735-65-3
Jumlah halaman: 200 (0 color + 200 B/W)
Penulis: Tim Penulis PPI Dunia
Editor: Rahmandhika Firdauzha Hary Hernandha
Desain sampul: Sascha Putri Gumilar
Penerbit: PPI Dunia Publisher (melalui kolaborasi dengan salah satu percetakan buku indie)

Salam Perhimpunan!

PPI Dunia 2019/2020
Inovatif – Progresif – Aspiratif

Categories
Berita Eropa dan Amerika

PENGUMUMAN SURAT KEPUTUSAN KOOR. PPIDK AMEROP TTG SAE & ISASTECH ISTANBUL 2020

Salam Perhimpunan,

Salam sejahtera untuk kita semua. Merespon pandemic Covid-19 yang tidak kunjung memberikan kepastian dan perkembangan kebijakan pemerintah di Turki, Amerika dan Eropa, Indonesia, serta dunia. Maka demi keamanan dan keselamatan peserta, pembicara, delegasi, dan pihak yang terlibat, Koordinator PPIDK Amerop dan Kantor Kawasan PPIDK Amerop bersama Segenap Ketua PPI Negara Kawasan Amerika dan Eropa dan Panitia SAE dan ISASTech Istanbul 2020 memutuskan untuk melakukan perubahan pelaksanaan SAE dan membatalkan seluruh rangkaian ISASTech Istanbul 2020.

Selengkapnya kami lampirkan dalam surat di bawah.

Terimakasih atas perhatiannya. Mari tetap menaati peraturan untuk aktivitas di rumah dan menjaga diri dan keluarga kita dengan melakukan prosedur pencegahan penularan Covid-19 yang dianjurkan.

Salam Kasmaran, Salam Perhimpunan

Categories
Berita Eropa dan Amerika

PENGUMUMAN SURAT PEMBERITAHUAN DAN RELEASE PPIDK AMEROP TTG SAE & ISASTECH ISTAANBUL 2020

Salam Perhimpunan,

Salam sejahtera untuk kita semua. Merespon pandemic Covid-19 yang tidak kunjung memberikan kepastian dan perkembangan kebijakan pemerintah di Turki, Amerika dan Eropa, Indonesia, serta dunia. Maka demi keamanan dan keselamatan peserta, pembicara, delegasi, dan pihak yang terlibat, Koordinator PPIDK Amerop dan Kantor Kawasan PPIDK Amerop bersama Segenap Ketua PPI Negara Kawasan Amerika Eropa dan Panitia SAE dan ISASTech Istanbul 2020 memutuskan untuk melakukan perubahan pelaksanaan SAE dan membatalkan seluruh rangkaian ISASTech Istanbul 2020.

Selengkapnya kami lampirkan dalam surat di bawah.

Terimakasih atas perhatiannya. Mari tetap menaati peraturan untuk aktivitas di rumah dan menjaga diri serta keluarga kita dengan melakukan prosedur pencegahan penularan Covid-19 yang dianjurkan.

Salam Kasmaran, Salam Perhimpunan.

Categories
Eropa dan Amerika Pojok Opini

Covid-19 Menggerogoti Pendidikan

Hingga 13 Maret terdapat 61 negara di Afrika, Asia, Eropa, Timur Tengah, Amerika Utara dan Amerika Selatan yang telah mengumumkan atau menerapkan pembatasan pembelajaran sekolah dan universitas. United Nations of Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) menyediakan dukungan langsung untuk seluruh negara di dunia, termasuk solusi pembelajaran jarak jauh di masa COVID-19.  Berdasarkan data yang diperoleh dari UNESCO, penutupan sekolah akan melibatkan 421.388.462 anak di dunia tidak pergi ke sekolah.

Di Indonesia,  sejak diberlakukannya social distancing. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mendukung kebijakan pemerintah daerah untuk meliburkan sekolah-sekolah di daerahnya. Selain itu Nadiem juga meniadakan UN tahun ini, meniadakan ujian sekolah, bahkan membuat aturan khusus terkait kenaikan kelas dan penerimaan siswa baru sekolah. Hal ini dilakukan untuk menekan angka penyebaran COVID-19.

Semua lembaga pendidikan di semua jenjang pendidikan serempak memberlakukan kelas online, begitupun di Universitas. Langkah ini tentu bagus sekali, hanya pemerintah tetap perlu melakukan pengawasan terhadap keberlangsungan belajar di rumah, apakah efektif dan berhasil atau tidak.

Jika kita petakan secara geografis maka wilayah Indonesia berdasarkan kategorinya terbagi menjadi dua wilayah, wilayah perkotaan dan wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Permasalahan proses belajar di sekolah perkotaan seperti kendala jaringan website, teknologi yang tidak memadai, lemah sinyal, juga biaya paket internet perlu ditinjau. Lalu apakah orang tua anak murid benar-benar membantu proses belajar anaknya di rumah. Jangan-jangan anak malah lebih sering memainkan game online-nya ketimbang mengikuti proses pembelajaran di kelas online.

Lalu bagaimana dengan anak murid yang tinggal di desa, di daerah 3T. Anak-anak yang tidak memiliki fasilitas teknologi dan jaringan, memiliki fasilitas buku sedikit, belum juga orang tua mereka yang kebanyakan tidak tertarik dengan pendidikan sehingga tidak acuh terhadap proses belajar anaknya di rumah. Orang tua yang lebih menyukai anaknya membantu mereka di ladang dan kebun daripada bersekolah. Ketidakadaan fasilitas membuat anak-anak yang tinggal di wilayah dalam lebih rentan mengalami putus belajar.

Yang disebutkan di atas adalah sekelumit permasalahan yang perlu diperhatikan pemerintah, yaitu tentang kekhawatiran ketidakberhasilan proses pembelajaran online selama karantina COVID-19 baik di kota maupun di daerah 3T. Hal ini tentu harus segera ditinjau dan dibenahi agar tidak berdampak panjang. Siswa yang harus tertunda proses pembelajarannya akibat penutupan sekolah akan mengalami trauma psikologis dan mengalami demotivasi belajar.

Untuk itu diperlukan sebuah kebijakan lebih lanjut dari pihak pemerintah baik pusat maupun daerah untuk memonitoring kegiatan belajar mengajar di rumah dan memikirkan strategi khusus yang mengikat orang tua terlibat aktif dalam proses belajar di rumah. Pemerintah juga perlu memfasilitasi buku pelajaran dan buku bacaan tambahan untuk anak terlebih untuk mereka yang tinggal di wilayah 3T.

Sebagai bangsa yang besar, Indonesia harus mampu beradaptasi dengan dampak pandemi ini, terutama dalam reformasi pendidikan. Dengan pengelolaan yang baik Indonesia akan tetap dapat mendidik generasi emasnya dan meneruskan mimpinya menjadi negara maju.

Penulis: Sunarto Natsir, Education Management Anadolu University. Turki

Editor: Nuansa Garini, Mass Media, Pusat Media dan Komunikasi, PPI Dunia 2019/2020

Page 2 of 81
1 2 3 4 81