logo ppid

Act of Bhineka, Einheit in Viefalt di Jerman

Posted By 
editor_nadhira
 On 
May 10, 2018

Penampilan gamelan dan tari Legong dari mahasiswa Universität Leipzig

Mahasiswa Indonesia di Leipzig, Jerman (PPIJ Leipzig) mengadakan kegiatan “Act of Bhinneka, Einheit in Vielfalt” pada Minggu, 29 April lalu. Acara ini merupakan sebuah acara bertajuk seni, budaya dan kuliner Indonesia. Arti dari Act of Bhinneka, Einheit in Vielfalt yaitu kesatuan dalam keberagaman, seperti dalam moto atau semboyan bangsa Indonesia: “Bhinneka Tunggal Ika”.

Setelah 8 tahun diadakannya “Malam Indonesia” di Leipzig oleh Deutsch-Indonesische Gesellschaft e.V., Perhimpunan Pelajar Indonesia di Jerman cabang Leipzig (PPIJ Leipzig) berkeinginan untuk mengadakan kembali acara budaya dan kuliner yang dibuat oleh pelajar-pelajar Indonesia di Leipzig. Keinginan mereka pun terwujud dengan berhasilnya terselenggara kegiatan Act of Bhinneka, Einheit in Vielfalt. Bertempat di Werk II Leipzig, kegiatan ini juga didukung oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Berlin, Bank Jabar, Techniker Krankenkasse, Studentenwerk Leipzig, STURA (Der Student_innenRat der Universität Leipzig) dan Deutsch—Indonesische Gesellschaft e.V.

Keseruan para tamu dan penonton acara Act of Bhineka, Einheit in Viefalt

Di acara ini terdapat booth Pemilu untuk pendataan ulang peserta pemilu presiden 2019, ditujukan kepada orang Indonesia yang beralamat di Leipzig dan sekitarnya. Selain itu, beberapa barang seperti dekorasi dan baju adat Indonesia bisa didapatkan dengan mudah melalui bantuan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia dan Rumah Budaya Indonesia di Berlin. Berbagai macam benda-benda seni seperti Kuda Lumping, kain Batik, juga berbagai macam Wayang Kulit dan Gunungan, Angklung, dan Keris mempercantik dekorasi Culture Corner, juga disediakan baju adat jawa tengah yang bisa digunakan oleh para tamu agar bisa berfoto bersama.

Pada saat pintu masuk dibuka, tamu mendapatkan camilan khas Indonesia seperti Klepon dan Pastel. Beberapa merchandise seperti topi trucker, pembatas buku Wayang, buku “Journey to Indonesia”, T-Shirt dari Wonderful Indonesia juga diberikan sesaat sebelum acara dimulai. Ditambah, para tamu dapat melihat pameran kecil berupa foto-foto Indonesia yang dipotret oleh bapak Gatot Margianto, seorang Fotografer Indonesia yang saat ini sedang tinggal dan bekerja di Leipzig. Tidak lupa juga, panitia menjual berbagai macam Batik dan Kebaya.

Tari Pa’Gellu

Acara dibuka dengan animasi serta tarian asal Aceh, Tari Saman. Selain itu, terdapat juga beberapa penampilan tarian nusantara lain seperti tari Pa’Gellu dari Sulawesi, tari Nandak dan Topeng Jentrak Jentrik dari Jakarta, tari Merak dan tari Jaipong dari Jawa Barat. Tarian-tarian ini diisi oleh para pelajar Indonesia dari berbagai kota di Jerman.

Di sela-sela acara, diputar juga film pendek berjudul “Sedeng Sang” dari Youth International Film. Diceritakan mengenai situasi tentang salah seorang ayah dari suku Dayak Wehea, Kalimantan Timur yang terpaksa harus menjual tanahnya demi masa depan keluarga. Kemudian spesial Doorprize juga diberikan untuk tamu yang bisa menjawab beberapa pertanyaan mengenai Budaya Indonesia.

Penampilan dari mahasiswa kelas bahasa Indonesia

Menariknya, di Act of Bhinneka bukan hanya warga Indonesia saja yang menjadi pengisi acara, melainkan juga warga lokal Jerman di Leipzig pun turut ikut serta. Contohnya, penampilan paduan suara dari mahasiswa kelas Bahasa Indonesia yang dipimpin langsung oleh ibu Esie Hanstein, M.A. dari Universität Leipzig. Penampilan ansambel gamelan "Suara Nakal" dan tarian Legong Kraton Condong dari Institut für Musikwissenschaft (Musikologi) der Universität Leipzig yang terdiri dari 21 mahasiswa Jerman dan diarahkan oleh dosen Dr. Gilbert Stöck.

Fashion show pakaian daerah

Acara juga dimeriahkan dengan Fashion Show yang diperagakan oleh para pelajar Indonesia di Leipzig dengan menampilkan berbagai macam baju adat dari beberapa provisi di Indonesia seperti baju adat Sumatera Barat, Kalimantan Tengah, Ambon, NTT, Sulawesi Tenggara, dan masih banyak lagi.

Penampilan band BonnIndo

Di penghujung acara, Act of Bhinneka mempersembahkan penampilan istimewa dari Band bernama “BonnIndo” yang menyanyikan musik bergenre “Dangdut”, yaitu musik khas asli Indonesia. Mereka melantunkan lagu-lagu seperti Kopi Dangdut, Wakuncar, dll. Tak hanya itu, pada saat puncak acara, penyanyi dari BonnIndo dan beberapa panitia lainnya mengajak para tamu untuk menyanyi dan menari bersama.

Para tamu mencicipi hidangan khas Indonesia

Sebagai penutup kegiatan, makanan khas Indonesia seperti Ayam Serundeng dan Gado-Gado dihidangkan untuk para tamu dengan sistem Buffet.

Dengan diadakannya acara Act of Bhinneka, panitia beserta PPIJ Leipzig berharap agar seni dan budaya Indonesia bisa lebih dikenal oleh masyarakat lokal di Leipzig maupun di Jerman, tetapi juga kedepannya dimata dunia.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2021 PPI Dunia
All rights reserved
Mayapada Tower 1, Lt.19, Jl. Jend. Sudirman, Kav. 28
Jakarta Selatan 12920