Categories
Berita

PRESS RELEASE – Leadership Training Skill dan Sharing Session PPI Dunia dihadiri oleh Yenny Wahid dan Dr. Achsanul Qosasi, CSFA

  •   
  •   
Leadership Training Skill dan Sharing Session PPI Dunia bersama Yenny Wahid dan Dr. Achsanul Qosasi, CSFA

Oleh: Ahmad Yasin Al-Faruq (Redaktur Berita Kegiatan Dirkominfo PPI Dunia / Mahasiswa Turki)

Direktorat Pengembangan SDM Bidang Pelatihan PPI Dunia 2020-2021 melaksanakan agenda Leadership Training Skill dan Sharing Session pada hari Jumat, 25 September 2020. Acara ini diisi oleh pemateri-pemateri hebat dalam bidang kepemimpinan dan komunikasi dengan mengundang ibu Yenny Wahid selaku Direktur Wahid Institute, Dr. Achsanul Qosasi, CSFA  selaku Anggota III BPK RI dan beberapa mantan Koordinator PPI Dunia dari periode 2010 hingga 2020. Pelatihan yang dibagi ke dalam dua sesi ini diselenggarakan secara daring melalui aplikasi zoom meeting dan ditayangkan secara langsung di channel youtube PPI Dunia.

Pada sesi pertama, Leadership Training Skill PPI Dunia diisi langsung oleh Bapak Dr. Achsanul Qosasi, CSFA dan Ibu Yenny Wahid yang dipandu oleh Rahmah Rasyidah, Lc. Dipl Kepala Bidang Pelatihan – Pengembangan SDM PPI Dunia 2020-2021 sebagai pembawa acara dan Choirul Anam, SE, ME, CA, Ph.D (cand) Koordinator PPI Dunia 2020-2021 sebagai moderator.

Narasumber pertama Bapak Dr. Achsanul Qosasi membawakan materi dengan judul “Mengetahui Keuangan Negara sebagai Persiapan bagi Calon Pemimpin untuk Melayani Rakyat”. Beliau menyatakan bahwa, “seorang pemimpin harus bersilaturahim dan kunci dari silaturahim adalah kebersamaan, kepedulian, dan kedisiplinan,” ujarnya. Dalam kesempatannya, beliau juga menyampaikan, “struktur keuangan negara sangatlah penting, maka kenali ilmunya dan saat nanti kembali ke Indonesia bisa mengamalkan ilmunya.” Total pengelolaan keuangan negara ada sebanyak 12.200 trilliun, dibagi dalam APBN, APBD, dan BUMN. Dan Total dana program penanganan pandemi COVID adalah sebanyak 695,20 triliun. Bantuan sosial yang diberikan pemerintah dalam bentuk tunai agar masyarakat dapat berbelanja dan ekonomi terus berputar.

Narasumber kedua yaitu ibu Yenny Wahid, beliau merupakan komisaris di PT. GARUDA INDONESIA dan Direktur Wahid Institute. Beliau mengatakan bahwa, “leaders focus on the goal not on the role.” Beliau juga menyampaikan, “Pak Gus Dur pernah memberikan cerita mengenai tokoh pewayangan Pandawa dan Kurawa. Pandawa merupakan kekuatan yang sudah baik dan Kurawa bukan sebagai tokoh jahat melainkan tokoh yang sedang berproses menuju kebaikan.” Good leaders selalu mengutamakan kejujuran dan mengikuti hati nurani begitu pula dengan pernyataan penutupnya, “teruslah asah kepemimpinan kalian, teruslah asah pengetahuan kalian dan terutama kepribadian kalian, karena your character is your destiny.“   

Setelah sesi materi berakhir, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara pemateri dan peserta webinar. Beberapa peserta mengajukan pertanyaan pertama datang dari PPI Turki Fauzul Azhim, “bagaimana untuk memaksimalkan peran diaspora untuk memaksimalkan perekonomian Indonesia?” dan dijawab oleh bapak Achsanul, “mengumpulkan diaspora karena banyak sekali orang Indonesia hebat di luar sana dan sangat dihargai di luar negeri. LIPI seharusnya menjadi bank of knowledge.” Kemudian pertanyaan dari Kholidah Tamami, P3I Azerbaijan, “tantangan seorang pemimpin itu biasanya akan berubah karakternya setelah ia memimpin. Nah bagaimana agar leader ini dapat menjaga karakternya?” dan dijawab oleh ibu Yenny, “posisi bisa berubah, tetapi tujuan kita adalah tetap bergerak, tetap berjalan, dan membuat inisiatif. Peran bisa berganti, tapi pastikan tujuan kita adalah berbangsa dengan baik dan menjadi pemimpin yang mendengar dan memahami.”

Di sesi ke-2 yaitu Sharing Session yang dipandu juga oleh pembawa acara di Training Series 02 ini, Rahmah Rasyidah, Lc. Dipl Kepala Bidang Pelatihan – Pengembangan SDM PPI Dunia 2020-2021 dan Apt. Ika Yuwiani Puspasari, S.Farm. Direktur Pengembangan SDM PPI Dunia 2020-2021 Ketua PPI Portugal sebagai moderator pada sesi ke-2 ini.

Pada sesi ke-2 ini diisi oleh orang-orang hebat yaitu sembilan orang Koordinator PPI Dunia dari tahun 2010 sampai tahun 2020:

1.         Febri HJ Dien (Koordinator PPI Dunia 2010-2012)

2.         Zulham Effendi (Koordinator PPI Dunia 2012-2013)

3.         Pan Mohamad Faiz (Koordinator PPI Dunia 2013-2014)

4.         Ahmad Almaududy Amri (Koordinator PPI Dunia 2014-2015)

5.         Steven Guntur (Koordinator PPI Dunia 2015-2016)

6.         Intan Irani (Koordinator PPI Dunia 2016-2017)

7.         Pandu Utama Manggala (Koordinator PPI Dunia 2017-2018)

8.         Fadjar Mulya (Koordinator PPI Dunia 2018-2019)

9.         Fadlan Muzakki (Koordinator PPI Dunia 2019-2020)

Beberapa pernyataanatau petuah dari masing-masing koordinator PPI Dunia dari masa ke masa:

 “Leadership ada di personal power kita.” (Febri HJ Dien)

Leader itu bukan hanya sekadar nama, jabatan, atau kedudukan. Leader itu harus melakukakan segalanya terkait pekerjaan dan aktivitas yang kita pimpin.” (Zulham Effendi)

“Menjadi seorang pelayan, ini yang dinamakan sebagai servant leadership.” (Pan Mohamad Faiz)

“Pembelajaran terbesar saya selama satu tahun adalah informasi itu emas, sangat membantu di kehidupan nyata, dan gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya.” (Steven Guntur)

“Yang paling saya garis bawahi, yang perlu di-highlight adalah komunikasi.” (Fadjar Mulya)

“Itulah mimpi; tidak ada mimpi yang terlalu tinggi yang ada hanya usaha-usaha kita yang terlalu sedikit.” (Pandu Utama Manggala)

 “Jangan ragu untuk bertanya, sangat menggunakan personal touch, dan ketika membuat networking apapun yang menguntungkan sebaiknya dijalankan dan action-nya itu nyata.” (Intan Irani)

“Kuatkan mental, mantapkan hati, dan mantapkan pikiran. Siapkan mental untuk belajar jangan siapkan mental untuk pemimpin.” (Fadlan Muzakki)

“Pentingnya pemahaman terkait visi dan misi, kita perlu menunjukan bahwa kita adalah pribadi yang tepat yang dapat memberikan contoh bagi teman-teman yang lainnya dalam menjalakan, dan together we are stonger.” (Ahmad Almaududy Amri)

Ditambah dengan pantun sebagai penutup dari Choirul Anam, SE, ME, CA, Ph.D (cand) Koordinator PPI Dunia 2020-2021,

“banyak ikan di pasar terjual sudah,

dibelinya semua bersama-sama,

petuah senior mari kita jadikan amanah,

agar kita semua menjadi dewasa.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.