Inilah Kota Terbaik dan Paling Layak Ditempati di Dunia Menurut Islam

  •   
  •   

       Kehidupan manusia tidak lepas dari tempat tinggalnya, apalagi di zaman modern ini orang-orang mendabakan tempat tinggal terbaik untuk hidupnya. Ya, itu wajar karena tempat tinggal dan lingkungan dapat mempengaruhi kehidupan seseorang. Tempat tinggal yang baik bisa membuat seseorang menjadi lebih baik, begitupun sebaliknya. Namun yang jadi pertanyaan bagaimana karakteristik kota baik, di mana tempatnya. Banyak peneliti mengukur dan mendefinisikan kota paling layak huni, dinilai dari tingkat stabilitas keamanan, budaya, lingkungan, kesehatan, pendidikan dan infrastruktur. Seperti kota Wina di Austria, Sydney di Australia, Calgary di Kanada, Tokyo Di Jepang yang mendapat penilaian kota terbaik dan paling layak dihuni di muka bumi.

       Berbeda dengan imaji peneliti, menurut Islam, Al-Madinah AL-Munawwaroh adalah kota paling layak huni, disusul dengan Makkah. Kota tempat lahir agama Islam ini konon seluruh perbatasannya dijaga malaikat. Kota di mana Rasul tinggal selama kurang lebih 20 tahun. Kota yang di dalamnya terdapat taman surga dan masjid Nabawi. Sebuah masjid terbesar kedua di dunia setelah Masjidil Haram di kota Makkah. Sebuah masjid yang menjadi pusat pembelajaran kajian keislaman dan halakah tahfiz Qur’an. Kota ini dipenuhi keberkahan sebagaimana disebutkan dalam hadis Sa’ad bin Abi Waqqosh radhiyallohu ‘anh:

      “الْمَدِيْنَةُ خَيْرٌ لَهُمْ لَوْ كَانُوْا يَعْلَمُوْنَ”

Kota Madinah adalah kota terbaik untukmu sekalian jika kamu mengetahuinya. (H.R Muslim 1363).

       Al-Madinah berarti  kota dan Al-Munawwarohartinya bercahaya, jadi Al-Madinah Al-Munawwaroh adalah kota yang senantiasa bercahaya. Selain itu kota Madinah juga memliki banyak nama lain seperti pada “Tarikh Al Madinah AL Munawwroh”  karya Syeikh AL-Mubarokfury menyebutkan Madinah memiliki nama lain sebanyak 29 nama, salah satunya Al mahabbah, An Naajiyah, Daarulhijrah, AL Mukhtaroh, Al Muharommah, Al Mubaarokah dan Thâbah atau kota yang baik dan mulia), Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:    

“إِنَّ اللهَ سَمَّى الْمَدِيْنَةَ طَابَةً”

Sesungguhnya Allâh menyebut kota Madinah dengan (nama) Thâbah. (H.R Muslim 1385).

      Nabi juga pernah bersabda dalam sebuah hadis yang menyebutkan siapa yang meninggal di tanah Madinah maka ia akan mendapat syafaat.           

“مَنِ اسْتَطَاعَ أَنْ يَمُوتَ بِالْمَدِينَةِ فَلْيَفْعَلْ، فَإِنِّي أَشْفَعُ لِمَنْ مَاتَ بِهَا”

“Siapa yang bisa memilih mati di Madinah, silahkan dia lakukan. Karena saya akan memberi syafaat bagi mereka yang mati di Madinah”. (HR. Ahmad 5437, Tirmidzi 4296).

Hadis-hadis di atas menceritakan keutamaan kota Madinah dan tinggal di dalamnya. Karena terdapat keberkahan yang luar biasa banyak. Dengan ini kota Madinah dinamakan kota paling layak huni berdasarkan keterangan dari hadis-hadis tersebut.

Penulis: Muhammad Abdul Aziz, Mahasiswa Fakultas Hadis di  Islamic University of Medina, PPMI Madinah

Editor: Nuansa Garini, Mass Media, Pusat Media dan Komunikasi, PPI Dunia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.