PPI Brief no. 10 / 2019: “Realisasi Industri Manufaktur Sel Surya di Indonesia: Kesempatan Mengejar di Generasi Kedua”

  •   
  •   

Pusat Kajian Gerakan PPI Dunia menerbitkan Brief No. 10 (edisi Juli 2019) dengan judul “Realisasi Industri Manufaktur Sel Surya di Indonesia: Kesempatan Mengejar di Generasi Kedua” yang mengulas potensi teknologi baru sel surya untuk diadaptasi dan dikerjakan di dalam negeri demi mengejar target bauran energi.

Berkaca dari kondisi saat ini, untuk memenuhi ketetapan pemerintah Indonesia mengenai pengurangan penggunaan minyak bumi dan proyeksi ambisius bauran energi nasional di tahun 2025 diperlukan usaha serius terkait penggunaan energi terbarukan khususnya energi surya. Wisnu Ananda dan Ahmad Ibrahim berargumen bahwa daripada sekedar jadi pasar bagi industri mapan sel surya berbasis silikon (generasi pertama) di negara maju, Indonesia harus melihat potensi teknologi sel surya generasi kedua dengan beberapa pertimbangan, yaitu biaya produksi murah, ketahanan terhadap suhu lingkungan yang panas, dan kinerjanya yang terjaga ketika langit berawan.

Bagaimanapun, kedua peneliti doktoral di Vienna dan Singapura ini mengakui produksi massal panel surya untuk material ini cukup menantang karena diperlukan sistem terpadu dari hulu ke hilir (end-to-end processing). Lebih lanjut, penulis merasa transfer teknologi dan penguasaan teknologi ini bisa menjadi jalan tol untuk mengejar target bauran energi yang masih jauh panggang dari api.

Brief ini diharapkan bisa menjadi pertimbangan bagi Dewan Energi Nasional dan Kementerian ESDM untuk menganalisasi potensi pendirian manufaktur dalam negeri sehingga tidak ada ketergantungan pada teknologi yang sudah mapan di pasar dan juga bisa menggerakkan industri dalam negeri dengan menaikkan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) dan memacu industri-industri terkait baik di bidang bahan baku, packaging, dan elektronika.

Wisnu Ananda dan Ahmad Ibrahim

Policy-Briefs10

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.